Wartawan gadungan dan PNS Dishub bunuh pedagang saat merampok

Wartawan gadungan dan PNS Dishub bunuh pedagang saat merampok 


Mejapoker88 - Salah satu pelaku perampok jalanan di kawasan Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Andi Ari (48) mengaku bahwa dirinya adalah seorang wartawan gadungan dari portal online otoritasdaerah.com dan memiliki senjata tajam.

Dirinya mengaku bahwa sering mengincar wanita sebagai korban.
"Kita ngincernya cewek mbak, biasanya bawa uang dan HP, tapi kadang dapat korban cowok dan ngelawan, ya akhirnya ribut," ungkap Andi, kepada awak media di halaman Polres Metro Jakarta Utara, di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Jumat (30/9).

Sedangkan rekannya, yakni Kuswanto (37) mengaku bahwa dirinya sempat bekerja sebagai petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Utara. Dirinya di pindah tugaskan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi petugas Dishub lantaran terkenal malas.

"Saya sempat di Satpol PP 12 tahun, namun dipindah karena suka bolos. Saya diajak enggak pernah mengajak. Yang ajak Andi Ari. Dan yang eksekusi, Andi Ari bukan saya," kata Kuswanto.
PNS DIshub dan wartawan gadungan pelaku perampokan dan pembunuhan 2016 merdeka.com/adriana megawati

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yusman membenarkan bahwa kedua pelaku perampok jalanan tersebut sering melancarkan aksinya pada malam hari dan pada saat suasana sepi.

"Iya, jadi memang selalu melakukan kegiatan ini malam hari. Jadi suasana sepi, korban sendirian. Kalau situasi aman, orang itu langsung di hajar di situ. Ada beberapa kartu identitas korban, dan sudah di hubungi. Sudah di BAP, bahwa mereka memang korban," jelas Yuldi.

Dilanjutkannya, menurut pengakuan kedua pelaku dari hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP), para pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak 6 kali di berbagai lokasi.

"Kalau menurut pengakuannya (pelaku), memang baru 6 TKP, tetapi sebetulnya lebih, karena kita sudah memiliki beberapa bukti bukti di TKP lainnya," lanjutnya.

Yuldi pun menceritakan pada hari Kamis (8/9) salah satu pelaku bernama Andri Ari memukul Dirham (58) dengan gagang golok hingga korban meninggal dunia. Dirham merupakan pedagang minuman di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekitar Walikota Jakarta Utara.

"Bahkan salah satu korban bernama Dirham meninggal dunia akibat perbuatan dari salah satu tersangka," terang Yuldi.

Pada saat anggota kepolisian akan melakukan penangkapan kedua pelaku di kawasan taman Plumpang, Jakarta Utara, pelaku sempat melawan para anggota menggunakan senjata tajam yang telah disiapkannya terlebih dahulu.

"Pada saat dilakukan penangkapan di jalan Yos Sudarso, dekat taman Plumpang. Pada saat itu pun yang bersangkutan membawa sajam (senjata tajam). Kemudian melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga dengan sangat terpaksa kita melakukan tindakan tegas terukur, menembak kedua tersangka tersebut mengenai kaki," tandas Yuldi.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka tersebut dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, dengan hukuman pidana di atas 5 tahun penjara.
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.