Bila Tidak Ada Korupsi Indonesia Sudah Sanggup Untuk Menggaji Pengangguran


Bila Tidak Ada Korupsi Indonesia Sudah Sanggup Untuk Menggaji Pengangguran

Mejapoker88  -  Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang melimpah dan tidak disangka lagi Negeri Tercinta kita ini adalah negeri dengan kekayaan yang luar biasa banyak bila dibandingkan dengan Negeri-negeri tetangga lainya.

Tokoh Sumatera Utara, Brigjen Pol. (Purn) Victor Edison Simanjuntak, mengakui jika tidak ada korupsi, hasil dari Sumber Daya Alam Indonesia bahkan bisa menggaji para pengangguran.

Hal tersebut diungkapkan pensiunan Polri ini saat digelarnya diskusi mengenai Proyeksi Polri Masa Mendatang di Medan, Senin (7/11).

Viktor juga menyebut, budaya yang koruptif bisa diberantas asalkan seluruh lapisan masyarakat saling sinergi.

"Saya punya data konkritnya. Ini semua kan karena dikorupsi, kalau tidak, itu pengangguran di Indonesia yang jumlahnya 7 juta jiwa pasti bisa kita gaji," kata Victor.

Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri yang pernah menangani kasus suap di SKK Migas ini juga menyebut secara gamblang, ladang korupsi terbesar adalah dari sektor Minyak Bumi dan Gas (Migas), dan dilakukan dengan cara yang sistematis.

Namun dirinya tidak bisa menjelaskan jumlah angka korupsi tiap tahun dari sektor ini karena belum ada yang berani mencatatnya.

"Ini yang terbesar korupsinya ada dari sektor migas. Yang pernah saya tangani saja, kerugian negara itu mencapai 38 triliun. Makanya saya pikir, kita harus sama-sama mendukung program Presiden Jokowi untuk membersihkan negara ini dengan membersihkan birokrat-birokrat yang kotor," imbaunya.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Adhi Prawoto mengatakan, terkait pungli yang terjadi di Sumut, khususnya Kota Medan, pihaknya terus berupaya memberantas mulai dari jajarannya hingga ke masyarakat.

"Kita ini para polisi lagi memperbaiki citra di masyarakat. Tidak bisa dipungkiri sekarang masyarakat tahunya oknum polisi itu tidak simpati dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, makanya orang-orang malas berurusan dengan polisi," ucap Brigjen Adhi.

Maka dari itu, pihaknya terus berupaya menghadirkan kembali negara untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan menghapus budaya korupsi di lingkungan Polri.

"Kita akan tingkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi karena itu memang sudah perintah Pak Presiden, agar turun ke masyarakat dan mengabdi ke masyarakat," tutur Jenderal bintang satu ini.

Diskusi yang dihadiri jajaran Polrestabes Medan, perwakilan mahasiswa se-Kota Medan dan perhimpunan advokat ini pun berlangsung santai dan menghasilkan pertanyaan maupun penyataan agar institusi Polri bisa semakin dipercaya rakyat di masa mendatang.


Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.