Polda Sumut Berhasil Membongkar Kasus Korupsi


Polda Sumut Berhasil Membongkar Kasus Korupsi

Mejapoker88  -  Para pegawai negeri sipil Dinas Kebersihan Kota Medan panik. Mereka berlarian saat melihat kedatangan wartawan. Beberapa kocar-kacir. Ada yang pura-pura sibuk, ada yang keluar ruangan bahkan sebagian sembunyi di ruang pejabat.

Mereka menghindar tentang kejadian penangkapan polisi terhadap pegawai yang diduga menyalahgunakan voucher bahan bakar minyak truk sampah. Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara membawa sembilan pegawai Dinas Kebersihan, yakni empat orang terjerat dalam operasi tangkap tangan, dan lima lainnya dibawa polisi karena diduga mengetahui dugaan penyelewengan dana yang merugikan negara.

Kepolisian menggerebek dan menggeledah dugaan pungutan liar (pungli) atau penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara di Kantor Dinas Kebersihan, Kota Medan, Jalan Swadaya, Jumat (18/11), sekitar pukul 13.30 WIB. Para pegawai dianggap tidak kapok, sebab tahun 2012, kasus korupsi dana BBM di kantor yang sama pernah dibongkar polisi.

Satu di ataranya pegawai yang panik adalah Zainal, koordinator mobil truk pengangkut sampah pada Dinas Kebersihan. Pria berkulit sawo matang ini tidak henti memegang ponsel. Bahkan, ia berpindah-pindah posisi, mulai dari pelataran ruang kepala dinas, hingga di parkir truk pengangkut sampah.

Zainal, terlihat tak henti berbincara lewat handphone. Beberapa orang juga mengikutnya,setiap saat berganti posisi. 

Tidak lama kemudian, Zainal kembali di depan ruang Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Endar Sutan Lubis. Saat wartawan kembali mendekat, dia pergi ke ruang kepala dinas. Ia masuk ke ruang kerja kepala dinas, lalu wartawan menunggunya keluar sekadar untuk wawancara tentang penggerebekan oleh Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kamis lalu.

Zainal tak kunjung keluar ruangan, sehingga jurnalis bertanya kepada seorang pria di ruang Endar Sutan Lubis. Namun, pria yang mengenakan kemeja hitam tersebut membantah Zainal masuk ke dalam ruangan. Ia menyatakan Zainal tidak pernah berada di dalam ruangan. Agar meyakinkan awak media, dia kemudian membuka pintu ruang kerja kepala dinas kebersihan.

"Enggak ada dia (Zainal) masuk ke sini, tadi di luar aja nya aku liat, tidak pernah masuk ke dalam ruangan. Kalau tak percaya, aku buka ruangan ini," ujarnya sembari menuju pintu ruang kepala dinas kebersihan, untuk membuka pintu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan ada penangkapan terhadap empat orang di kantor Dinas Kebersihan Pemko Medan, Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (17/11) sekitar pukul 22.30 WIB.

Keempat pelaku yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di SPBU yakni M Kamil Hasan Harahap, Hendra Saputra Pulangan, Ali Sakti dan Johanes Christopher Hutahuruk. Setelah memeriksa tiga pegawai itu, personel Dirkrimsus Polda Sumut kembali mengamankan lima orang dari Kantor Dinas Kebersihan Kota Medan, dalam penggerebekan dan penggeledahan di kantor Dinas Kebersihan, Jumat siang.

Adapun lima pegawai yang diamankan, Jumat siang dari Kantor Dinas Kebersihan. Seperti Kabid Operasional Habib Fadillah, Kabid Retribusi Sampah, Ardhani, dan M Makrof Siregar, Koordinator Pembagi Bahan Bakar Minyak (BBM). Polisi juga mengamankan, Ihwansyah (staf Pejabat Pembuat Komitmen), Leman, petugas SPBU Pinang Baris, Jalan TB Simatupang.

Para pelaku bekerja sama memanipulasi data dan voucher pembelian bahan bakar minyak (BBM) solar untuk kendaraan Dinas Kebersihan Kota Medan. Truk yang seharusnya mengangkut sampah dua kali dalam satu hari, dan mendapat dua lembar voucher. Kenyataannya, sopir hanya mengoperasikan truk satu kali sehari sehari, tapi mengambil voucher BBM tetap dua kali.

"Namun voucher BBM ditukarkan uang ke SPBU Pinang Baris. Dan uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya," kata Kombes Rina, Jumat (18/11). Selain empat tersangka yang ditangkap, barang bukti yang telah diamankan, berupa uang tunai Rp 9,1 juta, dokumen dan voucher BBM yang berkaitan.

Sementara yang sedang diperiksa penyidik Krimsus Polda Sumut adalah, Kepala Bagian BBM Dinas Kebersihan Kota Medan, Makrup Siregar dan Petugas SPBU Pinang Baris, Leman. Menurutnya, pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni pasal 12 (e) UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Tindak Pidana Korupsi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Toga H Panjaitan membenarkan penangkapan tersebut. Katanya, saat ini ke empatnya sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sumut.



BERITA TERBARU
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.