Masih Misteri ,9 Pendaki yang Tewas Digunung Rusia Karna Dijagal Alien?

Masih Misteri ,9 Pendaki yang Tewas Digunung Rusia Karna Dijagal Alien?

 Title Link - http://www.mejapoker88.info/2017/09/masih-misteri-9-pendaki-yang-tewas.html


mjpk88.com ,moskow - gunung otorten ,dibarisan pengunungan ural,9 orang permuda-pemudi pendaki gunung semi profesional ditemukan tewas  dengan kondisi yang mencurigakan saat melakukan perjalanan dicela gunung tersebut.

Penyebab pasti kematian mereka, masih misteri. Ditambah lagi, otoritas penyelidik kasus menyimpulkan penyebab tewasnya para korban dengan kalimat yang tak kalah mengerikan.

Otoritas menyimpulkan, para korban tewas akibat 'kekuatan luar biasa yang tak diketahui asal-usulnya'. 

Lantas, bagaimana kronologinya?

Semua bermula ketika 10 mahasiswa-mahasiswi pencinta alam dari Ural Polytechnical Institute, Sverdlvosk (sekarang Yekaterinburg, Rusia) memutuskan untuk mendaki dan berselancar salju bersama di Pegunungan Ural.

Pada 27 Januari 1959, Igor, Yuri, Lyudmila, Georgiy, Alexander, Zinaida, Rustem, Nicolai, Semyon, dan Yefimovich, berencana untuk mendaki Gunung Otorten, di utara barisan Pegunungan Ural. Teritori itu memiliki sedikit populasi kelompok etnis minoritas Mansi.

Kelompok itu berangkat dari kota Ivdel menggunakan truk ke Vizhai, kawasan pemukiman terakhir sebelum memasuki alam liar Gunung Otorten.

Saat bermalam di Vizhai, barulah kelompok itu mengetahui bahwa Otorten dalam bahasa Mansi berarti, 'Jangan pergi ke sana'. Namun, fakta itu tak mengurungkan niat mereka untuk tetap mendaki.

Ketika hari-H pendakian tiba, salah satu anggota, Yefimofich, mendadak terserang disentri, menyebabkan dirinya tak ikut dalam pendakian. Akhirnya, 9 orang lain memutuskan berangkat tanpa Yuri.

Pada 1 Februari 1959, para rombongan terjebak badai salju saat di tengah perjalanan. Akibatnya, mereka terpaksa mendirikan tenda untuk bermalam dan menunda trekking hingga badai mereda.

Dan, apa yang terjadi saat para rombongan bermalam di tenda pada 1 - 2 Februari 1959, menjadi kasus insiden pendakian paling aneh dan absurd dalam sejarah Soviet.

Sembilan pendaki itu dijadwalkan tiba di kaki gunung pada 12 Februari. Pada tanggal itu pula, Igor, dkk diharapkan untuk memberi kabar mengenai kondisi mereka kepada Yefimofich yang menetap di Vizhai serta para handai-taulan.

Hingga waktu yang telah ditentukan, para handai-taulan belum menerima kabar dari Igor, dkk. Pada awalnya, hal itu tak membuat rekan-rekan para pendaki khawatir, mengingat pada saat itu area di kawasan tengah dilanda cuaca buruk.

Para handai-taulan berpikir, Igor, dan rombongan terlambat tiba di kaki gunung akibat cuaca buruk.

Namun, pada 20 Februari, setelah delapan hari tak muncul kabar, Yefimofich dan keluarga mulai khawatir serta mulai mengabari otoritas setempat.

Proses pencarian dilaksanakan, melibatkan relawan dari Ural Polytechnical Institute, SAR, polisi, tentara, dan dibantu menggunakan helikopter.

Pada 26 Februari, lokasi kamp para pendaki yang telah tertimbun salju ditemukan di lokasi yang cukup jauh dari trek pendakian normal.

Tim SAR menemukan, kain bagian belakang tenda para pendaki nampak seperti habis dicabik benda tajam dari dalam, seakan mengisyaratkan bahwa para penghuni kamp berusaha untuk keluar secara paksa.

Logistik para pendaki pun, seperti jaket dan makanan, masih berada di dalam tenda, menimbulkan kecurigaan bahwa Igor dan teman-temannya nampak ingin keluar tenda secara terburu-buru.

Tak jauh dari tenda, otoritas menemukan sejumlah jejak kaki tanpa mengenakan sepatu yang dibuat oleh sekitar 8 - 9 orang, mengindikasikan bahwa para pendaki melarikan diri menjauh dari kamp.

Setelah menelusuri jejak, aparat menemukan dua jasad pendaki, Georgiy dan Yuri . Keduanya,  tak berbusana dan hanya mengenakan celana dalam, tewas membeku. Di dekat mereka, ada setumpuk abu, menandakan bahwa kedua korban sempat berusaha membuat api untuk menghangatkan diri.

Kemudian, aparat juga berhasil menemukan tiga jasad lain, Igor, Zinaida, dan Rustem, yang berlokasi di antara tenda dengan tempat jasad Georgiy dan Yuri.

Aparat menyimpulkan, Igor, Zinaida, dan Rustem --masing-masing ditemukan terpisah, terpaut 100 hingga 200 meter-- tewas dalam kondisi dan posisi yang nampak seperti hendak kembali ke tenda mereka.

Sementara itu, empat jasad lain baru dapat ditemukan setelah proses pencarian selama lebih dari dua bulan, ketika musim semi tiba dan salju mulai meleleh di kawasan Gunung Otorten.

Pada 4 Mei, jasad Lyudmila, Alexander, Nicolai, Semyon ditemukan terkubur salju di sebuah ngarai yang berlokasi sekitar 75 meter dari hutan. Tak seperti jasad yang lain, keempat jenazah itu ditemukan mengenakan pakaian anti-dingin yang cukup mumpuni.

Akan tetapi anehnya, pada badan keempat jasad itu terdapat beberapa luka lebam, tak seperti kelima jenazah lain



BERITA TERBARU
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.