Tanda-Tanda anda dan pasangan anda sebaiknya putus hubungan

Tanda-Tanda anda dan pasangan anda sebaiknya putus hubungan


mjpk88.com -kerkadang anda sering mempertimbangkan hubungan anda dengan pasangan ada,dan terus memikirkannya ,saya menyarankan lebih baik gak usah dipikirin karna bikin pusing saja,jika memang sudah tidak bisa ,saya akan membagikan tanda tanda sebaiknya anda harus putus hubungan.

berikut tanda tandanya :

Saat konflik hanya berisi kritik dan hinaan

Dibanding minta dengan sopan, Anda malah mengomentari pasangan Anda dengan kritik yang berlebihan. Hal ini lebih menjurus pada penyerangan secara personal dibanding kebutuhan Anda untuk minta tolong pada pasangan Anda.

Perkataan atau gesture seperti mata yang membelalak atau meniru ekspresi pasangan Anda yang bersifat menghina juga tanda hubungan Anda buruk. Apalagi kalau sampai melontarkan kata-kata kotor dan makian.

Rasa percaya = Nol

Kepercayaan dalam hubungan adalah segalanya. Bila rasa percaya sudah kandas, atau upaya untuk mempercayai kembali sirna, maka hubungan juga kandas.

Tidak ada lagi sentuhan

Sentuhan seperti yang kita ketahui sangat penting dalam berhubungan. Namun dalam berpasangan, ukurannya ternyata bukan seberapa banyak kuantitas sentuhan yang diberikan, tapi seberapa sering sentuhan pasangan yang satu direspon oleh pasangan yang lain.

Kuantitas seks yang banyak namun kurang sentuhan juga bukan berarti baik. Banyak kasus terjadi, hubungan yang seksi malah diikuti dengan perilaku destruktif.

 Terlalu banyak drama

Luapan emosi yang berlebihan, teriakan yang tidak ada habisnya tentu bukan komunikasi yang baik. Pasangan yang mau mulai berbicara dengan lebih sehat dan dewasa baru bisa keluar dari permasalahannya.

Tidak ada lagi emosi

Tangisan, teriakan amarah yang ditujukan pada pasangan sebagai ungkapan emosinya rupanya lebih baik daripada perasaan dingin satu sama lain. Luapan emosi rupanya menandakan bahwa pasangan tersebut telah melalui tahap menyakitkan dan siap untuk maju bersama kembali.

Saat pasangan terlihat seperti ingin segera meninggalkan sesi terapi, maka hubungan itu tidak berjalan. Apalagi bila pasangan sudah menutup diri untuk tidak berbicara dan mengutarakan apa yang mereka rasakan pada pasangan yang lain.

Pihak eksternal terlalu berpengaruh

Saat salah satu pasangan terlibat terlalu dalam dengan pihak luar, entah itu mantan kekasih, keluarga, atau anak dan tidak memiliki waktu utuk pasangan lainnya, maka hubungan itu bermasalah.
Kehilangan minat satu sama lain

Anda tidak pernah lagi berbagi cerita mengenai hobi ataupun lelucon yang Anda sukai? Anda sering hanya duduk terdiam saat makan bersama? Mungkin Anda memang tidak sedang marah pada pasangan Anda, tapi tidak adanya percakapan di antara pasangan juga bisa berbahaya. Terhentinya hubungan Anda sebagai teman mengindikasikan hubungan Anda tidak tumbuh.

Tidak ada empati

Emosi yang meluap selalu menutup pintu pemahaman akan apa yang dirasakan pasangan. Padahal hal ini bisa menyebabkan pasangan merasa sendirian dan tidak dicintai.

Yang memperpuruk, banyak pasangan seringkali melontarkan kata-kata yang kasar hanya untuk membuat egonya terpenuhi karena merasa sukses membuatnya merasakan luka yang dialaminya.

Tidak ada motivasi untuk lebih baik

Terapis kerap kali meminta pasangan yang berkonsultasi untuk saling bertatapan dan mengatakan satu sama lain apakah mereka ingin melanjutkan hubungan tersebut. Saat keduanya menjawab di sesi tersebut, biasanya mereka bisa lebih mudah jujur karena terapis membantu pasangan untuk mengungkapkan apa yang sebenar-benarnya mereka rasakan tanpa harus menyakiti perasaan.

nah itulah tanda-tandanya jadi jangan ragu lagi untuk memutuskan pasangan anda,jadi seganteng apapun dan secantik apapun pasangan anda diputusin saja,karna muka tidak menjamin kebahagiaan

Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.