13 Kopassus-Raider Serang KKB dan Akhiri Penyanderaan Papua

13 Kopassus-Raider Serang KKB dan Akhiri Penyanderaan Papua

 


mjpk88.com - Sudah sekitar dua hari 13 anggota Pasukan Khusus menyusup ke daerah sasaran dengan senyap. Terus berkordinasi dengan posko di Kodam Cendrawasih, menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan.

13 Anggota Kopassus dan 30 pasukan elite Batalyon 751 Raider ditugaskan untuk merebut Camp Kimbely. sementara 2 tim Peleton Intai Tempur Kostrad atau Tontaipur kebagian jatah menghabisi kelompok separatis di Dusun Binti.

Operasi itu juga didukung pasukan Yonif 754/EMK yang bertugas menyekat dan mengamankan ring luar. Sementara itu secara terus menerus pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dipantau oleh pesawat pengintai tanpa awak TNI AU Satuan Radar 243. Mereka terus menyuplai informasi kedudukan lawan pada pasukan darat tersebut.

Tepat pada jam "j" terdengar ledakan dan tembakan sniper. Anggota Kopassus membuka serangan kilat pada kelompok bersenjata yang berkumpul di dekat kandang babi. Begitu juga pasukan Raider dan Tontaipur langsung menyerang target yang telah ditentukan.

"Kurang dari dua jam semua target sudah berhasil dikuasai" kata Kapendam Cendrawasih Kolonel Muhammad Aidi. Kolonel Aidi menyebut dari pengamatan pasukan dari informasi intelijen ada 35 orang lawan yang menggunakan senjata api. Sementara 150 anggota kelompok bersenjata lain menggunakan senjata tradisional seperti panah, tombak dan belati.

"Mereka langsung kocar-kacir dan melarikan diri ke hutan begitu ada serangan.Tapi masih terjadi kontak senjata terus" tambahnya.
Anggota kelompok itu juga diduga membawa serta rekan mereka yang tewas atau terluka masuk hutan.

"Kita belum pastikan korban di pihak lawan. Tapi di pihak kita dan warga tak ada korban" kata perwira Kopassus ini.
Namun pasukan TNI tak melakukan pengejaran karena fokus pada misi menyelamatkan warga sipil. Setelah kondisi dirasa aman, pasukan elite itu segera mengontak Tim Satgas Evakuasi untuk membawa keluar warga sipil dari area Kimbely dan Dusun Binti. Saat itu tim Kopassus, Raider dan Tontaipur masih terus berjaga di lokasi.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto menyebut tim evakuasi yang dipimpin Dansat Brimob Papua masuk ke lokasi sekitar pukul 19.30 WIT. 

Dari laporan yang diterimanya, Rikwanto menuturkan bahwa rombongan pertama masyarakat yang berhasil dievakuasi telah sampai di Mapolsek Tembagapura dengan selamat.
Jumlah warga yang berhasil dievakuasi oleh satgas gabungan adalah 344 warga dengan rincian dari Kampung Kimbely sebanyak 104 laki-laki, 32 perempuan dan 14 anak-anak serta dari Kampung Longsoran sebanyak 153 laki-laki ( satu diantaranya adalah orang asli Papua ), 31 perempuan dan 10 anak-anak.



untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
 
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.