5 Negara Ini Punya Niat untuk Menginvasi...

5 Negara Ini Punya Niat untuk Menginvasi...

USS Carl Vinson lengkap dengan alutsistanya (Jo Jung-ho/Yonhap via AP) 

mjpk88.com - Setiap negara didunia harus mampu bersiap dari segala macam masalah, termasuk peperangan dan invasi militer. karena, jika sewaktu waktu kedua hal itu terjadi, sebuah negara harus mampu mengalokasikan segala sumber daya yang dimiliki demi kepentingan perang.

Peperangan dapat pula ditandai dengan invasi sebuah negara ke negara lain yang letaknya berjauhan. seperti invasi Kekaisaran Jepang ke Asia-pasifik pada Perang Dunia II atau Pendudukan Militer Amerika ke Irak 2003.

Berikut 5 rencana rahasia yang bocor dari pemerintah suatu negarademi menginvasi atau mengantisipasi invasi negara lain.

1. War Plan White 
  
Pada awal abad ke 20 AS diduga memiliki rencana menginvasi setiap negara yang ada di Bumi, termasuk negeri Paman Sam sendiri.
Rencana itu bernama War Plan White yang berisi skema untuk menangani "gangguan ketertiban umum di dalam negeri". 

Pembentukan rencana itu di awali ketika serikat buruh tengah memperjuangkan hak-hak mendasar mereka sebagai tenaga kerja pada 1050-1960an. Washington justru khawatir dengan hal tersebut, cemas akan potensi Komunisme yang mungkin akan muncul dari gerakan serikat buruh.

Maka di bentukalah War Plan White, sebuah skema yang di tunjukkan untuk menekan segala potensi munculnya gerakan radikal kiri dan melibatkan militer sebagai eksekutor.

2. Rencana Israel Menginvasi Iran
  
Dalam rentang tahun 2010 sampai 2012, Perdana Mentri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak bertemu setidak nya dalam tiga kesempatan terpisah untuk membahas rencana Israel menginvasi Iran.

Kegagalan itu berawal ketika tiga rekaman percakapan antara Netanyahu dan Barak yang membahas rencana Israel menginvasi Iran, bocor ke internet.
Gagalnya rencana itu tidak sama sekali menghentikan langkah Netanyahu dan Barak untuk kembali merumuskan rencana serupa pada 2012. dan kali itu, mereka berhasil mendapatkan dukungan dari militer AS.

3. Rencana Turki Menginvasi Suriah
  
Turki dan Suriah telah memilki rencana untuk saling menginvasi satu sama lain sejak beberapa dekade lalu. bahkan menurut laporan, rencana itu terus mengalami pembaharuan dan tetap berstatus rahasia dari tahun ke tahun.

Akan tetapi skema itu berhasil terkuak pada 2014, ketika salah satu rencana Turki menginvasi Suriah bocor ke situs jejaring video.
Dalam rekaman itu para pejabat setingkat Mentri Turki mengawali pembicaraan mengenai potensi serangan bom teroris di makam Sulaeyman Shah pendiri Kekaisaran Ottoman.

Kepala Intelejen Turki, Hakan Fidan melanjutkan "jika teroris tidak melakukannya, kita bisa mengirim aktor untuk menginisiasi serangan palsu".

4. Swiss Berhenti Menjadi Netral
  

Swiss di kenal dengan Pegunungan Alpen, produksi jam memilki presisi tinggi serta kebiasaan warganya yang tepat waktu. dan satu hal lagi yang terkenal dari negara itu yaitu sikapnya yang netral pada hampir setiap konflik senjata.

Akan tetapi Swiss pernah mempertimbangkan untuk tidak bersiokap netral pada Perang Dunia ke II. kala itu pemerintah Swiss khawatir Nazi Jerman yang keduanya saling berbatasan, akan menyerang negara mereka. menghadapi hal itu Swiss pun bersiap.

Swiss menarik seluruh pasukan dari perbatasan dan merelokasi mereka ke Pegunungan Alpen. di sana para tentara diminta untuk menyiapkan benteng dan bunker untuk menghadapi peperangan di pegunungan.

Di Pegunungan Alpen, para tentara Swiss juga diperintahkan melakukan latihan peperangan, meniru taktik yang terjadi pada perang negara tetangga. 

Ternyata kecemasan Swiss tak sekedar paranoid semata, beberapa waktu kemudian terkuak rencana Nazi Jerman, bernama Operation Tannenbaum, untuk menginvasi tetangganya.

5. Rencana Nazi Jerman Menginvsasi Jepang
  
Pada Perang Dunia II Nazi Jerman meyakini, koalisi mereka dengan Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II akan berlangsung lama. Adolf Hitler juga percaya keduanya akan terus dalam terikat kerja sama yang erat.

Akan tetapi di masa jayanya, ketika Nazi Jerman sangat yakin akan benar-benar menaklukkan Eropa termasuk Uni Soviet, Sang Fuhrer mulai mempertimbangkan untuk melakukan invasi ke Jepang.
" Cepat atau lambat akan ada pertempuran ras kulit putih (Nazi Jerman) dan ras kulit kuning (Jepang)" kata Hitler kepada para staf militernya.

Hitler khawatir serta memprediksi Kekaisaran yang tengah melakukan perang di Pasifik itu akan tumbuh menjadi poros kekuatan Asia serta mampu mengancam stabilitas Nazi Jerman di Eropa.
tak hanya itu, ambisi Hitler terhadap kemurnian ras Arya turut mendorong rencananya untuk menaklukan Jepang.

Pemimpin Partai Nazi Jerman, Heinrich Himmler diberi tugas oleh Hiler untuk menyiapkan angkatan bersenjata Nazi Jerman untuk bertempur melawan negeri Sakura. namun pada akhirnya, kegagalan menaklukan Uni Soviet, diikuti invasi AS serta Sekutu ke Nazi Jerman secara otomatis menggagalkan rencana Hitler untuk menginvasi Jepang.




untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI

Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.