Anjing Adalah Sahabat Manusia

Anjing Adalah Sahabat Manusia

Apakah Anjing Benar-benar Mencintai Manusia? 

mjpk88.com - Ungkapan bahwa anjing itu adalah sahabat terbaik manusia seringkali kita dengar dan saksikan diberbagi kesempatan dan peristiwa. Tidak jarang kita melihat dan menyaksikan berbagai bentuk kesetiaan anjing pada manusia sehingga kesetiaannya seringkali menyelamatkan manusia.
Sebagai hewan peliharaan anjing seringkali dikatakan lebih setia jika dibandingkan kucing yang sering kali meninggalkan majikannya.

Hubungan dan interaksi antara anjing dan manusia bukanlah merupakan sesuatu yang baru. Sejarah menunjukkan bahwa upaya manusia menjinakkan anjing dan menjadikannya sebagai hewan peliharaannya dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Pertanyaan yang muncul sekarang adalah dengan melihat kesetiaan anjing pada manusia apakah dasar kesetiaan ini adalah rasa cinta anjing terhadap manusia?

Bagi penyayang anjing kemungkinan besar beranggapan bahwa memang benar terjalin cinta antara anjing dengan majikannya. Namun tentu saja hal ini perlu dibuktikan secara ilmiah untuk menjelaskan hal ini.

Menurut para ilmuwan, bukti pertama yang menyatakan memang benar ada perasaan cinta antara anjing dengan majikannya adalah dengan ditemukannya 'oxytocin-gaze positive loop' pada anjing. Oxytocin adalah sejenis hormon yang berfungsi sebagai neurotransmitter di dalam otak.

Pada manusia hormon Oxytocin ini sangat diproduksi ketika laki-laki dan perempuan saling berpandangan atau berpelukan. Hormon ini dibuktikan menjadi dasar ikatan antara pria dan wanita.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Jepang menunjukkan adanya hubungan lintas spesies dalam hal menjalin ikatan yang juga didasari oleh sistem hormonal yang sama yaitu oxytocin.

Peneliti lainnya berhasil membuktikan bahwa serigala yang merupakan tetua anjing liar ternyata tidak menghasilkan hormon oxytocin ini jika bertatapan dengan manusia. Jadi anjing memang unik karena dalam sejarah domestikasinya membentuk garis evolusi tersendiri yang membuatnya lebih dekat perasaannya dengan manusia.

Untuk membuktikan hal ini para peneliti melakukan scanning otak anjing dalam berbagai kondisi ketika anjing mencium majikannya. Dengan terlebih dulu sebelumnya melatih anjing agar dapat di scan otaknya dalam berbagai kondisi tersebut, ternyata para peneliti berhasil mengambil berbagai gambar MRI scan otaknya dengan berbagai status emosinya.

Hasil scan menunjukkan bahwa ketika anjing mencium pemiliknya, bagian otak yang dinamakan caudate nucleus lebih aktif jika dibandingkan dengan anjing yang sama mencium orang lain.

Pemilik anjing seringkali dapat mengidentifikasi semacam ketertarikan anjingnya jika bertatapan. Hal ini tidak pernah diperlihatkan jenis hewan non primata lainnya. Bahkan anjing akan mendekati majikannya jika merasa ada ancaman.

Hasil penelitian terakhir yang dilakukan pada tahun 2016 membuktikan bahwa anjing dapat membaca emosi manusia melalui ekspresi wajah.
Memang masih banyak kalangan yang mempertanyakan bahwa walaupun sudah ada bukti ilmiah, apakah memang ada jalinan cinta antara anjing dengan manusia sebagaimana bentuk cinta antara seorang pria dengan wanita.

Kemungkinan besar rahasia cinta ini sangat sulit sekali terungkap kecuali suatu saat nanti manusia dapat menterjemahkan bahasa dan tingkah laku anjing sehingga manusia dapat berkomunikasi dengan anjing dan berhasil menterjemahkan bahasa cinta anjing.

Apapun bentuknya memang tidak dapat dipungkiri lagi adanya hubungan emosi antara manusia dan anjing yang membuat anjing menempati posisi yang sangat spesial sebagai hewan peliharaan.




untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
 
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.