BENTROK KELOMPOK JOHN KEI DAN NAPI TERORIS, 25 ORANG DI PERIKSA

BENTROK KELOMPOK JOHN KEI DAN NAPI TERORIS,
25 ORANG DI PERIKSA



MEJAPOKER88.COM - Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, mengerahkan lebih dari 100 personel gabungan untuk meredam bentrok di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Permisan Pulau NUSAKAMBANGAN antara kelompok JOHN KEI dan kelompok narapidana khusus  TERORISME


Hingga Selasa dini hari, kepolisian mengonfirmasi telah memeriksa sebanyak 25 narapidana dalam bentrok yang menewaskan seorang narapidana bernama Tumbur Biondy Alvian Partahi Siburian alias Ondy bin Robert Freddy Siburian. Korban diketahui adalah anggota kelompok John Kei.


Ke-25 saksi itu terdiri dari warga binaan (WBP) Lapas Permisan, dari dua kubu yang diduga terlibat pertikaian, yakni kubu napi terorisme dan kelompok JOHN KEI.Jumlah saksi yang diperiksa dipastikan bertambah menyusul pemeriksaan terhadap sipir dan petugas Lapas di Lapas Permisan.


"Sudah 25 saksi kami periksa. Ini kami masih maraton periksa saksi untuk ambil keterangan mereka," kata Djoko, Rabu (8/11/2017) dini hari.

Petugas juga masih masih menyisir lokasi kejadian untuk mencari petunjuk atau alat bukti, dilanjutkan mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga saat ini, kepolisian belum menetapkan tersangka dalam peristiwa yang juga menyebabkan tiga orang terluka itu.



Djoko memastikan, salah satu korban terluka adlah john kei. adapun korban tewas,  Biondy, terluka di bagian kepala dan punggung, yang diduga akibat pukulan benda keras dan tajam.

"Kami telah menyita sejumlah barang bukti antara lain batu dan balok kayu yang diduga dipakai untuk berkelahi," dia menerangkan.

Kapolres menambahkan, situasi Lapas Permisan Nusakambangan telah kondusif. Petugas Gabungan Kemenkumham dan kepolisian masih bersiaga di Lapas Permisan, Nusakambangan, untuk meredam gejolak pasca-bentrok tersebut.



Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.