Buddha, Dharma dan Cinta Kasih

Buddha, Dharma dan Cinta Kasih

Bhikkhu Badraphalo saat berada di area Candi Borobudur 
mjpk88.com - Sebuah doa yang dilantunkan secara syahdu pada suatu siang di dharmadhatu atau lantai puncak candi Borobudur. setiap pagi dan sore, Bhikkhu Badraphalo selalu beribadah disertai meditasi di Vihara Jina Dharma Sradha Gunung Kidul.

Namun, pada hari-hari Uposatha atau hari puasa Agama Buddha, Bhikkhu yang berusia 37 tahun ini bersembahyang di Candi Borobudur, mengirimkan doa-doa untuk kebaikan umat manusia.
Candi berbentuk Stupa yang terletak di Magelang, Yogyakarta, Jawa Tengah ini memang dibangun oleh para penganut ajaran Buddha Mahayana pada masa Pemerintahan Dinasti Syailendra di sekitar abad ke 8 untuk peribadahan.

Agama Buddha adalah Agama yang ajarannya ditemukan dan diajarkan oleh Siddharta Gautama setelah dia mencapai "Pencerahan Sempurna" yang kemudian membuatnya disebut sebagai "Sang Buddha".

Kata Buddha sendiri berarti "Telah Sadar" atau "Yang Telah Terjaga" atau "Yang Telah Cerah". Berbagai literatur menuliskan selama 45 tahun Sang Buddha mengajarkan prinsip-prinsip "Dharma" atau "Kebenaran" dengan mengedepankan "Cinta Kasih" dan "Kebijaksanaan".

Masuknya Agama Buddha di Indonesia terjadi pada awal atau saat dimulainya perdagangan melalui jalur sutra. di Zaman Sriwijaya pada abad ke 7, Kerajaan Sriwijaya di Suvarnadvipa (Sumatra) merupakan asal mula peranan kehidupan Agama Buddha di Indonesia.

Sejarah bahkan menuliskan, Kerajaan Sriwijaya pernah menjadi salah satu pusat pengembangan Agama Buddha di Asia Tenggara. Selain Kerajaan Sriwijaya masih banyak kerajaan-kerajaan lain yang bercorak Buddha di Indonesia seperti Kerajaan Tarumanegara atau Mataram kuno.

Semua kerajaan itu berperan dalam proses perkembangan Agama Buddha di Indonesia, pengaruh India sangat terasa pada masa kerajaan itu.
Di Jawa Tengah juga berdiri Kerajaan Buddha yaitu Kerajaan Syailendra. meskipun tidak sebesar Kerajaan Sriwijaya , Kerajaan ini meninggalkan beberapa peninggalan penting yaitu Candi-candi Buddha yang masih berdiri hingga saat ini, salah satu nya adalah Candi Borobudur.

Maka tak heran jika sebagian penganut Agama Buddha di Indonesia berada di pulau Sumatra dan Jawa. Candi Borobudur merupakan cerminan kejayaan Agama Buddha di masa lampau.

Dia telah menjadi warisan kebudayaan bangsa Indonesia yang sangat dibanggakan. Pada periode 1975 hingga 1982, pemerintah dibantu dengan UNESCO melakukan pemugaran besar-besaran pada Candi Borobudur yang berdekatan dengan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Atas upaya pemerintah Indonesia, monumen suci tempat berziarah untuk memuliakan Buddha ini pernah menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. saat ini Candi Borobudur yang tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan, masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Bhikkhu Badraphalo memandang Candi Borobudur sebagai bentuk maha karya nenek moyang Indonesia yang sangat besar. menurut dia, tetap berdirinya candi ini dengan megah dan sangat dihormati, menunjukkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang toleran dan mencintai persatuan dan kesatuan.

Agama Buddha sendiri mengajarkan bahwa cinta kasih  adalah kebutuhan dasar manusia dan bersifat universal. dia tidak terbatas hanya untuk orang-orang tertentu, tidak memandang latar belakang seseorang dan tidak mengharapkan timbal balik.

Dengan dasar inilah Indonesia yang mengakui keberadaan enam Agama. Islam, Protestan, Katolik, Buddha, Hindu dan Konghucu menjadi sebuah negara Pluralism yang kuat.




untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI

 
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.