Cara Elegan Ahok Kembali ke Politik

Cara Elegan Ahok Kembali ke Politik

Cara Elegan Ahok Kembali ke Politik  
mjpk88.com - Dua tahun di penjara pasti terasa lama. sebaliknya lima tahun masa jabatan Anies-Sandi tentu tidak akan terasa terlalu lama, tahu-tahu sudah 2022. Pada saat itu tiba, dengan pasangan yang sama, Ahok-Djarot kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta 2022-2027.

Langkah politik diatas, katakanlah, sebagai cara menuntaskan program masa jabatan terdahulu, sekaligus pembuktian untuk memulihkan moral Politik dimata Publik. Sebuah pertaruhan Politik yang pasti berat dan berbahaya, dan belum tentu juga berhasil, tapi layak untuk dicoba, khusus bagi petarung di jalan pedang, ibarat kata Musashi Miamoto, seperti Ahok-Djarot.

Toh, untuk menjadi calon Presiden, Wakil Presiden atau diangkat sebagai Mentri, bagi Ahok sudah tertutup sepenuhnya, hal mana karena berbenturan dengan ketentuan Undang-undang, berbeda dengan nyalon Gubernur, tidak ada halangan Undang-undang.

Dua orang kepala daerah petahana di Sumbar yang kebetulan juga dikasuskan secara Politik menjelang pemungutan suara. keduanya calon terkuat waktu itu tapi akhirnya kalah. sekalipun putusan hakim dari tingkat pertama hingga Mahkamah Agung menyatakan kedua nya bebas murni, tapi putusan itu keluar setelah pencoblosan.

Kedua calon Petahana di Sumbar tersebut secara substansi dalam perkaranya. mirip-mirp dengan Ahok tidak bersalah. bedanya kedua kepala Petahana di Sumbar tersebut divonis bebas, sedangkan Ahok divonis bersalah.

Untuk memulihkan moral Politik di mata Publik, beliau merasa belum cukup dengan vonis hakim saja, salah satu bekas kepala daerah di Sumbar dikalahkan karena dikasuskan lawannya. dan mereka kembali mencalonkan diri 5 tahun kemudian dan menang. Moral Politiknya pulih sepenuhnya di mata Publik.

Mengapa saya pribadi sangat berharap demikian pada diri Ahok-Djarot. saya tak kenal secara pribadi dengan Ahok-Djarot, hanya kenal kepada ide dan sepak terjamgnya saja melalui media massa. Namun demikian, saya menjadi salah seorang dari ribuan orang yang sangat terpukul atas kasus yang membelit Ahok, menekennya di atas materai dan mengirimkannya ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

Waktu itu, maklum lah saya tinggal di Kota Padang, basis terkuat pendukung Prabowo, mengalami cemohan dari banyak orang. di media sosial dan kolom berita online, yang memberitakan langkah saya itu, sebagian warga Padang susah payah menjelaskan ke Publik bahwa saya bukan asli orang Padang, jadi sikap dan pandangan saya bukan mewakili orang Padang.

Hari-hari belakang ini media massa dan media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto ekspresi tangis kesedihan Ibu Vero dipelukan Ibu Iriana dalam resepsi pernikahan Kahiyang-Boby. Mungkin ribuan bahkan jutaan pendukung Ahok gerimis memandang foto itu, termasuk saya.

Di hari yang sama juga beredar foto bertiga Ibu Vero, Pak Djarot dan Ibu Farida di resepsi yang sama. Foto itu diambil oleh Ulin Yusron. Kabarnya mereka selalu bertiga sejak dari Jakarta hingga Solo. Kebersamaan yang mengesankan dan mengharukan.

Karena itulah, saya berharap, Ahok melihat kesedihan dan harapan ribuan bahkan jutaan pendukungnya, tidak menyia-nyiakannya dan kembali bangkit. jangan lari untuk kesenangan sendiri setelah keluar dari penjara kelak. Bangkit lah dan kembalilah pada kami, pendukungmu, karena engkau ditakdirkan sebagai petarung dijalan pedang.





untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI




Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.