Eksekusi Mati Ditunda Karena Pembuluh Darah Sulit Ditemukan

Eksekusi Mati Ditunda Karena Pembuluh Darah Sulit Ditemukan
Alva Campbell (69) terpidana mati kasus pembunuhan di Ohio. 


mjpk88.com - Eksekusi seorang terpidana mati di Negara bagian Ohio, Amerika Serikat, terpaksa ditunda.

Alva Campbell (69) dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Negara Bagian Ohio atas kasus pembunuhan.

Eksekusi dengan suntik mati dijadwalkan dilaksanakan pada hari Rabu(15/11/17), tetapi gagal setelah petugas tak menemukan pembuluh darah yang biasa dipakai untuk pemberian suntikan mematikan.

Diberitakan media lokal yang hadir saat eksekusi, petugas telah beberapa kali mencoba mencaqri pembuluh darah terpidana selama hampir dua jam.
Petugas lantas memutuskan membatalkan eksekusi pada hari itu dan akan menjadwalkan ulang.

Kuasa Hukum terpidana berupaya meyakinkan jika kliennya sudah terlalu tua dan sakit-sakitan untuk menjalani eksekusi.
Mereka mengklaim terpidana memiliki kanker paru-paaru yang membuatnya kesulitan bernapas tanpa alat bantu. Juga kondisi pembuluh darahnya yang tidak memungkinkan.

Kelompok Hak Asasi Manusia di Ohio mengecam tindakan eksekusi yang batal terlaksana itu dan menyebutnya sebagai sebuah kesalahan oleh pejabat negara.

Alva Campbell pertama kali didakwa membunuh pada 1972 dan telah mendekam di penjara 20 tahun sebelum dibebaskan.
Pada tahun 1997, dia kembali diadili atas tindakan perampokan, Namun saat persidangan, dia berusaha melarikan diri dengan merampas pistol polisi.

Campbell lantas merampok dan menyandera seorang remaja 18 tahun kemudian menembaknya dua kali di bagian kepala. 





untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
 
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.