"Maaf ya, Waktu Zaman Pak Ahok Enggak Pernah Banjir"

"Maaf ya, Waktu Zaman Pak Ahok Enggak Pernah Banjir"

Kali Pesanggrahan yang melintasi Jalan Padang, Ulujami, Jakarta Selatan.  
mjpk88.com - Sugiyanto, warga jalan Padang RT 006 RW 002 Ulujami, Jakarta Selatan, mengatakan tak ingat kapan terakhir kali ia merasa waswas ketika hujan tiba. Namun pada Minggu (12/11/2017) petang, perasaan itu kembali muncul karena air Kali Pesanggrahan yang terletak beberapa puluh meter dari rumahnya meluap.

"Semalam banjir, kalau didepan rumah saya tidak pernah masuk karena tinggi, tapi di ujung jalan dekat jembatan Kali Pesanggrahan sampai sedengkul", kata Sugiyanto.

Menurut Sugiyanto, banjir ini pertama kali dalam kurang lebih empat tahun terakhir, Dulu, banjir memang kerap menyambangi daerah Ulujami yang dilintasi Kali Pesanggrahan. Namun, ketika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kala itu menormalisasi Kali Pesanggrahan di Tanah Kusir dan di Pos Pegumben, banjir mulai hilang dari rutinitas warga.

"Maaf-maaf ya, waktu zaman Pak Ahok enggak pernah banjir, baru kali ini aja setelah Gubernur baru" ujar Sugiyanto.

Sugiyanto menyebut banjir yang datang semalam memang tidak separah dulu. Banjir muncul ketika hujan lebat mengguyur dan surut sesaat ketika hujan reda kira-kira pukul 22.00.

Sugiyanto yang sudah tinggal hampir 30 tahun di Jalan Padang mengatakan dulu, banjir biasa merendam atap rumahnya. Ia menunjukkan lekukan di tembok yang kira-kira setinggi 1,5 meter dari permukaan jalan tanda ketinggian rumahnya dulu.

 "Dulu kebanjiran hampir setiap hari waktu musim hujan, alhamdulilah begitu zaman Pak Jokowi sudah berkurang banget, terasa nenggak pernah banjir lagi" katanya.

Hal yang sama diungkapkan warga IKPN Bintaro, Pal. Warga RW 004, Bintaro, Pesanggrahan, itu mengatakan genangan yang juga muncul di rumahnya pada minggu malam adalah genangan pertama setelah hampuir empat tahun warga terbebas banjir.

Banjir yang terjadi pada minggu malam, kata Pal memang tidak sebesar dulu. Air hanya menggenang sekitar 20 sentimeter di beberapa titik. Dulu, banjir bisa menggenangi pemukiman warga setinggi 2 meter selama berhari-hari, namun sejak 2013 Kali Pesanggrahan dinormalisasi dan banjir mulai berkurang.

Pal kurang mengetahui genangan kembali muncul. ia menduga selain karena Kali Pesanggrahan meluap, pompa untuk menyedot air tak kunjung diganti. Di IKPN ada dua pompa yang berfungsi mengalirkan air limpasan ke Kali ketika ada genangan. Namun, beberapa tahun yang lalu salah satu pompa rusak.

"Pak Ahok waktu itu menyuruh agar diusulkan ganti pompa karena rusak, Tapi warga sini enggak tahu tuh kenapa merasa enggak perlu di ganti pompa" ujar Pal.




 
untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.