Menunggu Pasukan Elite TNI Bebaskan Sandera di Papua

Menunggu Pasukan Elite TNI Bebaskan Sandera di Papua

 

mjpk88.com - Kepala Staf TNI AD Jenderal Mulyono menilai para pelaku penyanderaan di Papua tak pantas di sebut kelompok bersenjata. Aksi dan pernyataan provokatif mereka menuntut kemerdekaan dan menyandera warga sipil sudah jelas merupakan aksi separatis.

TNI AD mengaku telah mempersiapkan prajurit terbaiknya untuk membebaskan 1.300 warga sipil yang disandera oleh kelompok bersenjata di Papua.

TNI AD meminta pemerintah dan DPR bersikap soal kasus ini di Papua. Para prajurit siap menjalankan perintah seluruhnya. Saat ini TNI hanya bisa memback up kepolisian karena kelompok di Papua masih disebut sebagai kelompok kriminal bersenjata, bukan pelaku separatis.

"Saya menunggu keputusan politik dari pemerintah dan DPR. Mau dibikin seperti apa Papua itu. Tapi, selama ini dan sampai saat ini kami masih mematuhi aturan. Namun, kami sudah siap untuk melaksanakan manakala dibutuhkan" tegas Mulyono.

Mulyono tak merinci pasukan mana yang akan diterjunkan di Papua. Tapi jika melihat profil pasukan dan pengalaman satuan, kemungkinan besar Kopassus akan ikut diterjunkan. Pasukan baret merah ini punya kemampuan sandi yudha, intelijen tempur, gerilya dan antigerilya serta antiteror. Mereka juga dilengkapi perlengkapan tempur terbaik dibanding satuan lain.

Kopassus juga punya pengalaman membebaskan sandera dari tangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam operasi Mapenduma tahun 1996.

Selain Kopassus, TNI AD masih punya pasukan Raider. Pasukan Baret hijau tua ini punya kemampuan gerak cepat dan diterjunkan dimana saja dengan helikopter. Mereka juga menguasai operasi gultor, serangan mendadak dan pembebasan sandera. Di Papua ada Batalyon 752 Raider yang bermarkas di Sentani dan merupakan pasukan Elite Kodam Cendrawasih.

Wakil Ketua Komisi I Tubagus Hasanudin menyarankan aparat penegak hukum menangani kelompok kriminal bersenjata di Tembagapura, Papua dengan penegakan hukum yang tegas. Sebab aksi penyanderaan yang dilakukan KKB kepada 1.300 warga di dua desa merupakan pelanggaran hukum.

Kendati demikian,Tubagus mengingatkan pemerintah dan aparat untuk terus mengupayakan penyelamatan sandera, dia menyelamatkan sandera karena telah menjadi tugas negara menjaga warganya.





untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.