Peninggalan Ahok-Djarot yang Dibangga-banggakan

Peninggalan Ahok-Djarot yang Dibangga-banggakan

Karikatur di Harian Kompas edisi Minggu (20/12/2015) tentang e-budgeting. Pengusaha bisa memanfaatkan belanja pemerintah melalui e-katalog untuk menawarkan produk-produknya. Produsen motor beroda tiga Kozomi melakukan hal itu bekerja sama dengan sejak setahun silam melalui Lembaga Kebijakan Penyediaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Ada kenaikan penjualan produk, kata Presiden Direktur Nozomi Leo Zahar. 
 
mjpk88.com - Salah satu hal yang menjadi peninggalan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat adalah sebuah sistem penganggaran berbasis elektronik bernama e-budgeting. sistem ini mulai digunakan pada penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015.

Dalam sistem ini, hanya beberapa orang yang memiliki password untuk masuk ke dalam sistem. segala perubahan yang terjadi dalam sistem akan terlihat sehingga akan ketahuan jika ada yang mengurangi atau menambah anggaran. 

Oleh karena itu, biasanya proses input sistem e-budgeting dilakukan bersama-sama semua SKPD di satu ruangan besar. sistem ini tetap digunakan sampai pembahasan anggaran terakhir yaitu APBD-Perubahan 2017. selain e-budgeting, Pemprov DKI juga menggunakan e-planing dan e-musrenbang.

"Di masa lalu dengan sistem keuangan yang tidak berdasarkan e-budgeting maka mudah sekali program yang tidak strategis yang ngaco itu masuk" kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Djarot mengatakan, sistem ini bisa mengeliminasi kebocoran anggaran dalam APBD. Dia berharap tidak ada lagi kasus-kasus Mark up anggaran atau anggaran siluman seperti yang dulu disebut Ahok.

Sistem ini semakin baik karena didukung dengan pola transaksi non-tunai atau cashless. kemudian pembukuan di Pemprov DKI Jakarta juga dilakukan setiap hari seperti yang terjadi di bank-bank. dengan semua upaya ini dia yakin anggaran di DKI Jakarta tidak akan lari ke kantong-kantong yang salah.

Djarot juga senang sistem ini di contoh oleh daerah lain. banyak pejabat DKI yang di undang ke daerah untuk mengajarkan sistem ini. bahkan sistem ini juga diapresiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan pernah merayu Djarot agar mau membagikan sistem elektronik tersebut kepada daerah lain, dengan demikian sistem itu juga bisa di terapakan juga di daerah lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Tuty Kusumawaty mengatakan sistem penganggaran yang digunakan selama ini di pemerintahan Ahok-Djarot tetap digunakan. sistem e-budgeting tetap di gunakan dalam pembahasan APBD DKI 2018 nanti.







untuk mengetahui cerita lebih lanjut, KLIK DISINI
 
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.