Senyawa Baru Ditemukan di Bawang Putih

Senyawa Baru Ditemukan di Bawang Putih 

Ilustrasi bawang putih  

mjpk88.com - Salah satu bumbu wajib di dapur orang Indonesia adalah bawang putih. Ternyata bawang putih bukan sekedar rempah biasa. Para ilmuwan menemukan kandungan senyawa sulfur aktif di dalamnya yang ampuh melawan bakteri pada pasien dengan infeksi kronis.

Penelitian yang dilakukan Universitas Konpenhagen ini mengungkapkan senyawa bawang putih ini mampu menghancurkan komponen penting dalam bakteri.

Dengan demikian, sangat mungkin menggunkan bawang putih sebagai obat bagi pasien dengan kondisi buruk, misalnya seperti yang terjadi pada penderita fibrosis kistik.

Fibrosis Kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket sehingga menyumbat berbagai saluran. Hal ini terutama saluran pernafasan dan pencernaan.

"Kami percaya metode itu dalam penanganan pasien. dan sekarang kami tengah mengembangkan obat dari bawang putih dan mengujinya pada pasien," kata Tim holm Jacobsen.

Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang sudah di mulai sejak tahun 2005 yang dipimpin oleh profesor Michael Givskov. Saat itu Givskov sudah fokus meneliti efek bawang putih terhadap bakteri.

Tim peneliti 2005 mengetahui bahwa ekstrak bawang putih mampu menghambat bakteri. Lantas pada 2012, mereka menunjukkan jika sulfur bernama ajoene yang ditemukan pada bawang putih merupakan senyawa yang memiliki peran dalam menghambat bakteri.

Sementara studi terbaru sudah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Scientific Reports mencoba melihat lebih dekat serta mendokumentasikan kemampuan ajoene untuk menghambat molekul RNA pada dua jenis bakteri.

"Dua jenis bakteri yang kita pelajari sangat penting. Mereka disebut Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Ini adalah dua kelompok bakteri yang berbeda dan biasanya ditangani dengan metode yang berbeda pula. Namun senyawan bawang putih ternyata mampu melawan keduanya sekaligus dan ini merupakan bukti bawang puth bisa digunakan sebagai obat yang efektif jika digunakan bersamaan dengan antibiotik," ujar Jakobsen.

Penelitian sebelumnya sudah menunjukkan bahwa bawang putih memiliki resitensi alami yang paling kuat terhadap bakteri.

Selain menghambat molekul RNA bakteri, senyawa bawang putih aktif juga dapat merusak pelindung berlendir yang melindungi bakteri, yang disebut biofilm.

Jika biofilm dihancurkan atau di lemahkan antibiotik dan sistem kekbalan tubuh otomatis dapat menyerang bakteri secara langsung untuk menghilangkan infeksi.





untuk mengetahui cerita lebih lanjutKLIK DISINI
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.