Keputusan Trump soal Yerusalem dinilai awal kehancuran Israel

Keputusan Trump soal Yerusalem dinilai awal kehancuran Israel




pokerbumi.com - Pemimpin kelompok militan dan politik Lebanon, Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah menyatakan langkah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah awal dari kehancuran bagi negara Yahudi tersebut.

Nasrallah meminta agar sekutu Hizbullah menerapkan strategi terpadu di lapangan untuk menghadapi Israel. Hizbullah pernah berperang di Suriah bersamaan dengan rezim Bashar al-Assad. Mereka berhasil menang sebagai partai terkuat dalam perang sipil negara tersebut.

Ribuan pendukung Hizbullah berdemonstrasi di Beirut, Senin (12/12). Mereka meneriakkan 'kematian untuk Amerika!' dan 'kematian bagi Israel!' sebagai protes atas keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Seperti dikutip dari Al Arabya, Selasa (12/12), pendemo bergerak melalui benteng selatan Beirut yang didukung Syiah, sambil membawa spanduk bertuliskan 'Yerusalem, ibu kota abadi Palestina' dan 'Yerusalem adalah milik kami'.

Nasrallah menyerukan demonstrasi pekan lalu setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sudah banyak yang mengutuk langkah Trump, dan memicu demonstrasi di Timur Tengah.

"Yerusalem adalah ibu kota Palestina dan akan sampai Hari Penghakiman," kata pendemo Iman Ghadbun, 28 tahun.




Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.