Keputusan Trump soal Yerusalem dinilai bisa bahayakan warganya

Keputusan Trump soal Yerusalem dinilai bisa bahayakan warganya




pokerbumi.com -  Masyarakat di Tanah Air diimbau tetap menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi terkait keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Langkah Trump menuai protes dari berbagai pihak.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai keputusan Trump bisa menjadi bumerang baginya. Amerika bisa menjadi target kemarahan dari negara-negara yang menolak itu.

"Sekali lagi bukan rakyat Amerika, bukan hal-hal kepentingan Amerika, tetapi kebijakan Presiden Donald Trump itu sendiri yang dapat membahayakan bangsa dan warganya," ujar Hikmahanto dalam keterangan tertulisnya, jum'at (15/12/2017)

Ia menegaskan sejatinya tidak terjadi dampak yang signifikan terkait pemindahan Kedubes AS tersebut dalam mencari solusi perdamaian dan kemerdekaan di Palestina. Apalagi penolakan ini terjadi di mana-mana oleh berbagai kepala negara.

"Tidak hanya negara-negara di Timur Tengah, tidak hanya negara-negara yang berpenduduk muslim besar, tetapi semua negara seperti Rusia, China, Inggris, Prancis dan lain sebagainya bersuara menentang kebijakan Trump tersebut," tuturnya.

Dia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang tidak termakan provokasi negatif seperti ajakan untuk membenci terhadap hal-hal yang berhubungan dengan AS. "Justru kita harus merangkul mereka karena rakyat AS adalah yang paling berdaulat sehingga mereka bisa memblok kebijakan presidennya untuk memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem,"




Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.