Kisah Pemenu Hebat di Dunia yang Menyesali Hasil Karyanya

Kisah Pemenu Hebat di Dunia yang Menyesali Hasil Karyanya
Hasil gambar untuk foto bom atom 

pokerbumi.com - Kemajuan peradaban manusia tidak dapat dipisahkan oleh buah pemikiran luar biasa dari orang-orang di seluruh dunia. Mereka berani bermimpi hal-hal yang dianggap mustahil untuk diwujudkan. Namun, pada akhirnya mereka bisa membawa hak itu menjadi kenyataan dan menjadi sebuah penemuan.

Keinginan, tekad dan kejeniusan mereka membuat kehidupan peradaban manusia jauh lebih mudah. Namun beberapa dari pemikir besar tersebut ada yang mengaku menyesal menciptakan penemuan mereka.

Gagasan para jenius itu mungkin pada awalnya sangat tulus dan berkmaksud untuk mempermudah aktivitas banyak orang lewat penemuan. Namun siapa sangka, ada orang yang mendistorsi tujuan mulia itu semata-mata untuk memenuhi keinginannya.
Berikut ini adalah beberapa pemikir besar yang membenci penemuan hebat mereka :

1. Alfred Nobel

Alfred Nobel adalah seorang industrialis, insinyur dan seorang penemu yang saat ini identik dengan kata 'perdamaian' melalui penghargaan Nobel. Namun, ada pergolakan hebat dalam batin yang melatarbelakangi lahirnya penghargaan Nobel.

Pada 1860 pria asal Swedia itu mencari cara untuk meledakkan batu secara efisien. Ia pun kemudian menemukan bahwa campuran nitrogliserin dengan silika akan menciptakan adonan mudah menguap yang kemudian kita sebut sebagai dinamit.

Namun, saat ia melihat orang-orang menyalahgunakan ciptaannya untuk melukai dan membunuh orang, ia menyesali penemuannya sendiri. 
Saat itu, ia berkeinginan agar sebagian besar asetnya harus mengarah pada penciptaan dana unik yang akan diberikan kepada orang-orang yang membawa perubahan positif di dunia.

Lewat penghargaan Nobel, apa yang dia inginkan pun terwujud hingga saat ini. Meskipun ia telah tiada dan tak menyadari betapa besar dampak keinginan baiknya itu, ia berhasil mengubah penyesalan terbesarnya menjadi salah satu kemenangan terbesar umat manusia.

2. J Robert Oppenheimer

J Robert Oppenheimer dijuluki sebagai bapak bom atom, memegang posisi sebagai direktur laboratorium Los Almos selama masa Perang Dunia II. Saat itu negara saling berselisih tanpa henti. Jutaan orang meregang nyawa setiap harinya dan akhir perang pun tak kunjung terlihat.

Saat mengembangkan bom atom, tim peneliti meyakini bahwa mereka menciptakan dunia yang lebih aman untuk diri mereka dan warga negaranya. Namun setelah melihat kematian massal di Jepang, mereka menyesal membuat bom itu.

Dalam tahun-tahun akhir hidupnya, Oppenheimer berbicara tentang bagaimana perang telah membuat manusia mati rasa. Ia mengatakan bahwa merupakan kesalahan terbesarnya karena telah menciptakan senjata pemusnah massal.

Bom atom memang berhasil membuat Amerika Serikat menang, namun mereka menang dengan cara kejam dan sadis.

3. Mikhail Kalashnikov

Pria yang berasal dari Rusia ini yang menciptakan senjata AK 47, Mikhail Kalashnikov menambah daftar penemu yang menyesali penemuannya. Saat meninggal pada 2013, ia masih terbayang-bayang bahwa penemuannya telah digunakan dalam sejumlah teror massal.

Ketika membuat senapan, ia tak pernah berpikir bahwa itu akan menjadi senjata yang paling dipilih oleh geng kriminal, teroris dan diktator di seluruh dunia.
Pada tahun-tahun akhir hidupnya, ia mengirim sebuah surat kepada Gereja Ortodoks Rusia dan mengajukan beberapa pertanyaan yang membebani pikirannya.

Ia bertanya-tanya, apakah dirinya sepatutnya menjadi orang uang disalahkan atas jutaan kematian yang ditimbulkan senjata itu selama bertahun-tahun. Ia juga bertanya-tanya mengapa Tuhan membiarkan manusia memiliki dorongan dan kapasitas untuk serakah dan agresi.

4. Bob Propst

Bob Propst pertama kali menciptakan Cubicle atau bilik untuk meja kantor sehingga karyawan bisa memiliki lebih banyak privasi dan kebebasan saat bekerja. Prototipe pertama memungkinkan karyawan mendapat privasi namun cukup bebas untuk berinteraksi dengan karyawan lain.

Namun makin lama bilik dibuat lebih kecil dan membuat mereka yang ada di dalamnya makin terimpit. Sesuai dengan permintaan, perusahaan manufaktur pun membuat Cubicle itu sekecil mungkin.

Propst pada akhirnya mencela penemuannya sendiri dengan mengatakan bahwa menyekat-nyekat orang adalah kegilaan monolitis.

5. Kamran Loghman

Kamran Loghman menambah panjang daftar penemu yang menyesali penemuannya. Ia merupakan penemu pepper spray atau semprotan merica kala dirinya bekerja di FBI.

Ia bahkan menuliskan pedoman penggunaan karena bisa sangar berbahaya dalam situasi tertentu. Namun, penyalahgunaan produknya yang telah dilakukan beberapa kali, terutama oleh polisi, membuat ia menyesal telah menciptakan senjata itu.




untuk mengetahui cerita lebih lanjutKLIK DISINI

Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.