Pencuri Artefak Kuno di China Dihukum Mati

Pencuri Artefak Kuno di China Dihukum Mati

  

mjpk88.com - Pengadilan di China menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pemimpin geng yang terbukti mencuri ribuan artefak kuno dan menjualnya demi keuntungan pribadi.

Terdakwa Yao Yuzhong merupakan penjahat kelas kakap yang memimpin sebuah geng beranggotakn sekitar 225 orang. Kelompok tersebut banyak melakukan tindak kejahatan tidak hanya pencurian, tetapi juga pemerkosaan. Yao ditangkap pada tahun 2015.

Geng Yao berada di belakang pencurian lebih dari 2000 artefak kuno yang diambil dari sebuah situs bersejarah di Provinsi Liaoning. Dimana para arkeolog sebelumnya menyatakan ada banyak peninggalan kuno berusia ribuan tahun.

"Pengadilan Tinggi Rakyat Provinsi Liaoning menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa karena menggali situs budaya dan makam kuno kemudian menjual kembali peninggalan budaya tersebut," kata pengacara Yao, Bi Baosheng.

Meski demikian, Baosheng menjelaskan bahwa hukuman itu ditangguhkan selama dua tahun untuk memberi waktu bagi Yao mengajukan banding atau mengurangi hukumannya jika dia berperilaku baik.

Praktik perampokan makam di China sudah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Para penjahat menggali makam berisi banyak barang peninggalan orang-orang kaya yang menguburkan harta mereka. Namun beberapa dekade terakhir, perampokan mengalami peningkatan drastis.

Para perampok tersebut biasanya menjual barang artefak di pasar gelap atau terkadang di rumah lelang terkenal seperti Sotheby's.

Kini pihak berwenang terus melakukan operasi untuk menggagalkan perampokan makam di negaranya. Pemerintah pun berkerja sama dengan rekan-rekan dari Eropa dan Amerika Serikat untuk menghentikan penyeludupan artefak kuno yang sering di bawa ke luar negeri dengan dalih replika.




untuk mengetahui cerita lebih lanjutKLIK DISINI
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.