Tokyo dan Seoul Akan Menjadi Korban Pertama Jika Terjadi Perang

Tokyo dan Seoul Akan Menjadi Korban Pertama Jika Terjadi Perang

Perang Pecah di Semenanjung Korea, Tokyo dan Seoul Korban Pertama 

mjpk88.com - Jepang dan Korsel yang dilibatkan oleh Amerika Serikat dalam provokasi melawan Korea Utara, akan menjadi korban pertama jika terjadi konflik di wilayah tersebut. Peringatan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

"Ketika kita mengutuk peluncuran rudal nuklir Pyongyang, kita tidak bisa mengutuk prilaku provokatif dari rekan Amerika kita," kata Lavrov.

"Sayangnya, mereka mencoba menyeret orang Jepang dan Korea Selatan ke arah yang sama, yang akan menjadi korban pertama jika terjadi perang di Semenanjung Korea," imbuhnya.

Korut telah melakukan uji coba rudalnya dalam dua bulan ini, dengan menembakkan ICBM yang diduga mampu mencapai daratan AS. Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley bereaksi terhadap pengujian rudal Pyongyang tersebut dengan mendesak lebih banyak sanksi terhadap Pyongyang dan mengancam jika perang terjadi, Korut akan hancur.

AS memperjelas bahwa latihan militer berikutnya dengan Korsel tidak akan datang sampai musim semi. Rusia mengapresiasi itu dan melakukan upaya untuk berkerja sama dengan Pyongyanguntuk mengubah ketenangan menjadi stabilitas.

Namun AS secara tiba-tiba mengumumkan akan melakukan latihan di bulan Oktober, lalu bulan November, lalu Desember, itu menurut Lavrov mungkin memprovokasi Pyongyang.

Ketegangan terus terjadi di Semenanjung Korea karena dalam beberapa bulan terakhir Pyongyang terus menjalankan program nuklirnya dan melakukan uji coba rudal meskipun ada sanksi dan kecaman dunia internasional. Sementara itu AS dan sekutunya juga meningkatkan latihan di dekat perbatasan kedua Korea Utara.

Presiden AS Donald Trump telah melakukan peringatan terhadap Korut jika terjadi perang. dan baru-baru ini memasukkan negara tersebut dalam daftar negara sponsor terorisme. Keputusan tersebut mendapatkan lebih banyak sanksi.

Rusia dan China telah mengusulkan sebuah peta jalan untuk menyelesaikan krisis Korea dengan transisi noegosiasi. Proposal tersebut meminta Korut untuk menghentikan uji coba nuklir dan rudalnya, sebagai pengganti AS juga menghentikan latihan militer bersama dengan Korsel di wilayah tersebut, Namun usulan tersebut di tolak oleh Washington.

Sekelompok anggota parlemen Rusia, yang mengunjungi Pyongyang awal pekan ini, mengatakan bahwa pihak Korut menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembicaraan. Namun mereka menuntut agar Moskow memainkan peran sebagai perantara.




untuk mengetahui cerita lebih lanjutKLIK DISINI
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.