Malam Pertama Perempuan Ini berakhir Tragis, Setelah Berhubungan Intim Dengan Tetangganya

Malam Pertama Perempuan Ini berakhir Tragis, Setelah Berhubungan Intim Dengan Tetangganya

Related image 

mjpk88.com - Tak ada kata yang tepat untuk menggambarkan peristiwa tragis yang dialami seorang pengantin di Kamboja. Pengantin yang tidak disebutkan namanya itu menjadi korban perkosaan justru di malam pertama usai menikah.

Bukan oleh suami barunya, tetapi oleh pria lain yang bernama Chhoen Chanseng. Pria yang berusia 18 tahun itu menyelinap masuk ke dalam kamar pengantin dan berpura-pura menjadi suami pengantin wanita itu. Peristiwa tragis ini terjadi di desa Chhkues di selatan Provinsi Prey Veng, Kamboja.

Diceritakan, pengantin wanita yang juga berusia 18 tahun itu sudah masuk ke dalam kamar pengantin terlebih dahulu. Setelah lampu dimatikan, Chhoen Chanseng masuk ke dalam kamar dan berpura-pura sebagai suaminya.

Pengantin wanita itu memenuhi keinginan pria yang disangkanya sebagai suaminya berhubungan intim di malam pertamanya. Setelah itu baik pengantin wanita dan Chhoen Chanseng tertidur pulas berdampingan di ranjang pengantin.

Keesokan paginya, ketika bangun tidur, pengantin wanita jadi kaget berat. Ia justru melihat pria yang bukan suaminya tertidur di sampingnya. Ia pun menjerit dengan kencang.

Chhoen Chanseng langsung ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Dalam pemeriksaan polisi, pria itu mengaku melihat sebuah kesempatan untuk menyalurkan hasrat yang terpendam sejak lama kepada pengantin wanita.

Ia masuk ke kamar pengantin dan melakukan hubungan intim dan kemudian ia tertidur di sampingnya. Media Kamboja melaporkan bahwa Chanseng telah di penjara. Pria itu dituduh telah memperkosa berdasarkan Artikel 239 dalam kode Kriminal di Kamboja.

Ia terancam hukuman penjara selama 10 tahun bila terbukti bersalah di pengadilan. "Berdasarkan laporan investigasi, pelaku jatuh cinta dengan pengantin wanita sejak lama, tetapi keluarganya miskin dan ia tidak berani untuk melamarnya," kata Pov Chivy, Kepala Kepolisian di Provinsi Prey Veng.

Ia menambahkan, pada hari pernikahan korban, Chanseng mengawasi terus pasangan pengantin baru itu setiap menitnya. Hal itu bisa dilakukan karena rumah korban dan pelaku bersebelahan. Keluarga korban menangkap Chanseng di kamar pengantin ketika pengantin wanita menjerit setelah menyadari identitas sebenarnya dari pria di sampingnya.

Dalam pengakuannya, pelaku mengklaim telah melakukan hubungan intim selama tiga kali di malam itu. Namun kemudian, ia mengubah ceritanya dan mengatakan hanya melakukan sekali saja, untuk menyesuaikan dengan hitungan pengantin wanita.

"Pelaku ditangkap di kamar pengantin dan ia dalam keadaan telanjang bulat," kata Sao Chantha, Kepala Polisi Distrik Kanh Chriech.

Pelaku juga berencana untuk kembali memperkosa pengantin wanita, tetapi ia kemudian jatuh tertidur. 

Chhoen Chanseng melakukan perbuatan itu setelah ia tahu suami sang pengantin wanita sedang tertidur pulas di sebuah meja diluar rumahnya. Rupanya pengantin pria itu mabuk setelah pesta pernikahan.

Akibat peristiwa ini, keluarga pengantin pria menolak pengantin wanita sebagai menantu bagi putranya. Mereka ingin agar pernikahan putra mereka dengan korban dibatalkan.

Selain itu, keluarga pengantin wanita dituntut untuk mengembalikan mahar sebesar 1.000 poundsterling atau Rp 20 juta.






KLIK DISINI UNTUK MELANJUTKAN CERITANYA


Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.