Rusak Situs Purbakala di Mojokerto, Pengusaha Galian C Dibui

Rusak Situs Purbakala di Mojokerto, Pengusaha Galian C Dibui



Mojokerto - Setelah 9 bulan berlalu, Penyidik Pengawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim akhirnya menuntaskan penyidikan kasus pengrusakan situs purbakala di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Jatirejo, Mojokerto. Fendi Andriyanto (24), pengusaha galian C ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini. Tersangka ditahan di Lapas Klas IIB Mojokerto.

PPNS BPCB Jatim Edhi Widodo mengatakan, situs purbakala berupa struktur dari bata kuno peninggalan Majapahit terpendam di lahan Tuminah, Dusun Bendo, Desa Kumitir. Pada awal tahun 2017, Fendi menyewa lahan tersebut untuk diambil tanah uruknya.

Dalam proses penggalian tanah uruk secara manual, Fendi dan pekerjanya menemukan situs purbakala tersebut. Bukannya melapor ataupun meminta izin ke pemerintah Desa maupun BPCB, tersangka justru merusak bangunan kuno tersebut.

"Tersangka merusak dengan cara manual, menggunakan linggis dan cangkul. Bata-bata tersebut digunakan tersangka untuk menguruk jalan ke lokasi tambang, sebagian digiling untuk pengerasan lapangan bola voli," kata Edhi kepada wartawan di kantornya, Jalan Raya Trowulan, Mojokerto, Senin (22/1/2018).

Pria yang juga menjabat Kasi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Jatim ini menuturkan, hari ini tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mojokerto. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 cangkul, 1 linggis, sebuah bata kuno berukuran 115x23x8 cm, 1 pecahan bata kuno berelief dan setengah zak bubuk bata kuno.

"Tersangka Fendi sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam masalah ini. Yang bersangkutan kami jerat dengan Pasal 105 dan Pasal 102 UU RI No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Ancaman pidana penjara minimal 1 tahun, maksimal 15 tahun," terang Edhi.

Kasi Intel Kejari Mojokerto Oktario Hutapea mengatakan, tersangka dan alat bukti kasus pengrusakan situs purbakala dari PPNS BPCB telah diterima oleh Seksi Pidana Umum. Jaksa yang ditunjuk akan segera menyiapkan materi untuk penuntutan di pengadilan.

"Tersangka mulai hari ini kami tahan di Lapas Klas IIB Mojokerto, penahanan sampai 20 hari ke depan," tandasnya.

Kegiatan tersebut diduga sudah berlangsung sejak lima bulan sebelumnya. Tak pelak, situs peninggalan Majapahit berupa bangunan dari bata merah itu sebagian besar telah hilang.



Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.