Wiranto Minta Generasi Muda Tionghoa Tidak Hanya Fokus Berdagang

Wiranto Minta Generasi Muda Tionghoa Tidak Hanya Fokus Berdagang

Image result for foto wiranto 

mjpk88.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengimbau, generasi muda Tionghoa tidak hanya fokus bekerja di sektor bisnis.

Wiranto berharap di masa depan akan lebih banyak generasi muda Tionghoa yang berkarier di bidang lain seperti, pemerintahan, militer dan pendidikan.

"Saya minta kesadaran masyarakat Tionghoa, terutama generasi muda, tidak hanya terlibat pada masalah dagang, Sekarang ini ada kebebasan untuk masuk ke kepolisian, militer, guru dan sebagainya. Memang sudah ada tapi rasionya masih kecil," ujar Wiranto dalam forum diskusi kebangsaan yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Menurut Wiranto, proses pembauran di masyarakat saat ini belum berjalan baik. Masyarakat, kata dia, masih terbelah dalam kelompok mayoritas dan minoritas.

Wiranto berpendapat, dengan menyebarnya peran generasi muda Tionghoa lintas sektor, proses pembauran bisa berjalan dengan baik.

"Ada kesadaran di antara kita bahwa minoritas dan mayoritas tidak boleh terbelah. Minoritas harus ikut membaur dan ada kesatuan dengan mayoritas. Kelompok mayoritas pun harus membaur dengan minoritas sehingga mayoritas dan minoritas tidak ada lagi dalam konteks kebangsaan," kata Wiranto.

Wiranto juga memastikan tidak ada lagi peraturan yang membatasi ruang gerak warga keturunan Tionghoa. Pemerintah, kata Wiranto, terus berupaya menghapus segala bentuk diskriminasi terhadap kelompok-kelompok minoritas.

"Setiap warga Indonesia berada dalam lindungan negara. Jadi yang minoritas tak perlu khawatir itu dan mayoritas tidak boleh menindas minoritas. Harus ada keseimbangan. Saya jamin negara akan melindungi itu," kata Wiranto.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PSMTI David Herman Jaya, berharap perayaan Imlek pada tahun mendatang bisa menjadi momentum bagi warga keturunan Tionghoa untuk menegaskan identitas kebangsaannya.

Di tengah maraknya iu SARA belakangan ini, dia meminta warga keturunan tidak bersikap ekskulsif dan mau membaur dengan seluruh kelompok masyarakat. Bagi David, NKRI merupakan satu konsep yang harus dipegang oleh masyarakat yang beragam.

Dengan begitu isu SARA bisa diredam. "NKRI harga mati untuk Tionghoa Indonesia. Sebab kebhinekaan itu sudah terbentuk sejak zaman Majapahit. Tapi memang ada sentimen. Sasaran paling empuk ya Tionghoa. Kita lihat kasus Pak Ahok. Memang tidak mewakili semua Tionghoa tapi akibatnya semua Tionghoa jadi masalah," ungkapnya.




KLIK DISINI UNTUK MELANJUTKAN CERITANYA
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.