Kisah Perselingkuhan Dengan Sopir Pribadi


Kisah Perselingkuhan Dengan Sopir Pribadi

mjpk88.com - Kali ini aku akan menceritakan ceritaku yang menurutku paling panas yakni ML dengan sopir suamiku. Namaku Diana aku berusia 29 tahun dan sudah berkeluarga. Aku memiliki satu anak laki-laki yang masih berumur 3 tahun. Suamiku seorang pengusaha sukses namanya mas Sigit. Dia menikahiku diusia 25 tahun sedangkan dia lebih tua dariku. Ketika menikah aku tidak memandang usia namun aku melihat dari sisi kehidupannya yang sudah mapan.

Dari awal menikah hingga sekarang aku tidak merasakan kekurangan. Rumah mobil dan uang selalu mengalir. Di rumah juga ada pembantu rumah tangga yang mengurus rumah dan anak. Hidupku hanya pergi kesana kemari shopping ke salon dan kemana aja yang aku mau. Suamiku over protective dia selalu melarang aku pergi sendirian karena sebisa mungkin dia mengantar aku pergi.

Aku juga tidak diperbolehkan menyetir mobil. Kemana-mana selalu ada suamiku bisa di bilang dia terlalu sayang sama aku. Apalagi aku terlahir sebagai wanita yang cantik dan sexy. Dia takut aku berselingkuh dibelakangnya, maka dari itu dia bersifat seperti itu. Selama 4 tahun menikah banyak banget aturan yang dia berikan.

Terkadang aku malas dengan aturan itu, tidak masuk akal karena aku selalu saja dilarang bergaul dengan teman. Temanku pun pergi satu persatu meninggalkan aku, ya ulah suamiku selalu saja tidak mengijinkan aku keluar. Yang ajakin aku keluar pasti kena amarahnya. Entah suamiku beda dengan yang lain super nyebelinnya.

Pernah aku berbohong dengan dia, selalu saja ketahuan. Yang dia inginkan aku di rumah setiap hari hanya nonton TV dan mengurus anak. Jelas aku boring di rumah setiap hari tanpa hiburan. Sesekali mau ke salon saja dianterin cuma mau ke Indomart juga dianter. Karena sifat Hyper protective nya itu lama-lama membuat aku bosan dan muak dengannya.

Setiap hari hiburan cuma diwaktu malam ngeseks dengannya udah itu saja. Rasanya udah mati rasa udah males mau melihat wajahnya. Karena yang digenggam dengan erat pasti akan selalu hilang. Aku berfikiran untuk menyudahi hubunganku dengan mas Sigit namun setelah aku pikir lagi aku enggan. Karena hidup dengannya itu sangat makmur semua tercukupi hanya batin ku yang tersiksa.

Suatu hari mas Sigit ada acara di luar kota selama 10 hari. Dia mengajakku untuk ikut namun anakku sakit jadi dia memutuskan untuk berangkat sendiri. Kesempatanku semakin leluasa mau kemana saja tidak ada yang melarang. Ternyata mas Sigit jauh lebih pandai dari aku dia menyiapkan sopir pribadi untuk mengantarku kemana saja.

Anak buahnya yang bernama Fredy dia tangan kanan suamiku. Bukan rejeki lagi karena Fredy kepercayaan suamiku kalau ada apa-apa jelas dia lapor sama mas Sigit. Ketika itu suamiku berangkat pagi aku mengantar ke bandara dengan Fredy. Setelah menunggu satu jam di bandara akhirnya terbang juga suamiku.

Semoga lebih dari 10 hari dia di sana aku ingin menghirup udara bebas tanpa adanya kekangan dari suamiku. Sepanjang perjalanan aku bercerita keluh kesahku dengan Fredy. Dia juga mengetahuinya karena suamiku juga sering bercerita bahwa aku diperlakukan sangat over protective. Dan yang paling aku kejutkan Fredy mendukung aku dia menyalahkan cara mas Sigit mendidik istri.

Fredy yang masih berusia 26 tahun itu lebih dewasa dibandingkan dengan suamiku. Fredy juga mau diajak kerja sama selama suamiku pergi. Dia aku berikan istirahat di rumah saja sedangkan aku mulai berkelana. Kesalon dan mall dan kemana saja yang aku inginkan. Rasanya bebas banget seharian ini, namun teman-temanku banyak yang menghindari aku.

Mereka susah dihubungi dan tak ada satu pun yang mau diajak jalan dengan aku. Hari kedua ditinggal suami aku berencana pergi ke mall untuk berbelanja. Aku terpaksa mengajak Fredy karena nggak mungkin aku pergi sendirian.

"Fredy anter aku ke mall ya," pintaku.

"oh iya bu, sekarang bu..?"

"iya dong, panggil saja mbak jangan bu....."

"iya bu, eh mbak maksudnya...." jawabnya.

Aku lihat Fredy hari ini rapi banget dan terlihat ganteng tidak seperti biasanya. Aku dan Fredy beranjak pergi meninggalkan rumah. Sesampainya di tujuan aku mengajak Fredy menemani aku belanja. Dia pun tidak menolak aku jalan dengan dia berasa jalan dengan berondong. Fredy asyik banget orangnya, humoris sering bikin aku ketawa. Ya lumayanlah aku dapat hiburan gratis.

Aku mengajaknya di butik wanita, saat itu aku memilih baju lama banget. Tiba-tiba saja Fredy memilihkan untukku dress cantik berwarna hitam namun bahannya sedikit menerawang. Pintar sekali pilihannya, rasanya aku cocok dengan pilihan Fredy. Karena cocok aku pun masuk ke ruang ganti, aku mengaca terlihat cantik sekali aku dengan dress pilihan Fredy.

Karena aku merasa cantik, tanpa sadar aku memanggil Fredy untuk masuk ke dalam ruang ganti untuk melihat aku. Karena aku minta dia mendekat dan melihat aku dengan mengenakan dress itu. Saat itu Fredy tampak terkejut melihatku dari kaca karena memang aku terlihat sexy dan cantik sekali. Payudara yang montok dan paha mulusku terlihat jelas dengan mengenakan dress itu.

Seketika Fredy bengong dan memandangiku dari kaca. Yah mungkin saja dia terkagum-kagum dengan kemolekan tubuhku, hhe.. tanpa sadar tiba-tiba saja dia memegang penisnya.

"heeyy... Fer...hello... heyy..." ucapku sembari melambai-lambaikan tanganku di depan wajahnya.

"Eh iya mbak, maaf saya bengong gara-gara melihat mbak Dian cantik dan sexy sekali..." jawabnya kaget lalu memujiku.

"Ah kamu Fer bisa aja deh, Oh iya terima kasih ya Fer.... dress pilihanmu sangat cocok sekali aku pakai...." ucapku sambil menggerakkan tubuhku di depan kaca.

Tak lama kemudian Fredy keluar akupun bergantian baju kembali dan membayar ke kasir. Karena waktu udah sore aku dan Fredy pulang kena macet juga. Mas Sigit menelepon aku berkali-kali, setelah aku jawab dia lega karena aku pergi dengan tangan kanannya yaitu Fredy.

Sepanjang perjalanan Fredy melirik-lirik aku dan anehnya aku merasa sedikit grogi. Saat itu aku menggunakan rok mini dan kaos ketat warna putih. Dengan pakaian itu pahaku yang mulus dan belahan payudara yang montok dilirik oleh Fredy sambil dia menyetir. Aku yang duduk bersebelahan dengan Fredy saat itu dia puas sekali memandangi kemolekan tubuhku. Karena penasaran akupun bertanya.

"Kenapa sih Fer kok kelihatannya dari tadi kamu memandangiku terus, ada yang salah ya sama aku...?

"ee....ee, enggak kok mbak, mbak Dian kok cantik dan sexy sekali yah, saya jadi terpesona oleh mbak...." ucapnya.

"aaaahhh... masa sih Fer....." tanganku sembari mengelus pundaknya.

"iya mbak aku serius," jawabnya dengan memandangiku.

Sepanjang perjalanan kami terus mengobrol, dan sepanjang perjalanan itu Fredy selalu mencuri-curi pandang padaku. Tidak terasa setelah beberapa saat perjalanan, pada akhirnya kami sampailah di rumah. Sesampainya di rumah tidak lama kemudian hujan pun turun sangat deras melihat cuaca seperti itu, akupun menyuruh Fredy untuk tidur di rumah.

Tanpa basa-basi dia menyetujui perminataanku karena besok pagi-pagi sekali dia juga harus jemput mas Sigit di bandara. Rencana mas Sigit yang pergi selama 10 hari ternyata hanya 5 hari, entah mengapa dia mendadak pulang, mungkin saja dia khawatir denganku, soalnya diakan hyperprotective, huhhh. Saat itu aku sempat melihat anakku dan pembantuku, ternyata mereka sudah terlelap tidur.

Karena aku merasa tubuhku lengket maka aku masuk kekamar dan segera mandi. Sesampainya di kamar mandi aku melepas bajuku dan hanya menggunakan handuk saja. Aku menyalakan kran tapi air tidak mengalir. Karena itu aku terpaksa keluar kamar dengan memakai handuk, dan aku mencari Fredy untuk membetulkan kran air yang ada di kamar mandi yang ada di kamarku.

"Ferrr... bantuin aku dong, kran kamar mandiku mati nih...."

"Iya mbak, coba saya lihat dulu....." jawabnya.

Saat itu aku hanya mengenakan handuk saja untuk menutupi tubuhku, bisa dibayangkan kan dengan jika tubuhku hanya terbalut handuk saja, pastinya akan terlihat hot sekali, hheee... Fredy pun segera bergegas masuk ke kamar dan mencoba membetulkan kran kamar mandi. Saat itu aku mengikutinya dan menunggunya di kamar mandi. Entah mengapa dia tampak gagal fokus gara-gara melirik ke arahku.

"Coba mbak krannya dibuka dulu sudah bisa belum...?

Akupun segera mencoba membuka kran, ketika membuka kran, eh... handuk yang aku pakai kendor. Dan apa yang terjadi? Alhasil terbukalah handuk dari tubuhku, aku malu banget karena aku telanjang di hadapan Fredy. Memekku yang rimbun akan rambut kemaluan itu juga terlihat sangat jelas dimata Fredy.

Secara spontan Fredy terus memandangiku dengan tajam, dengan wajah yang penuh nafsu dia pun mendekati aku. Sepertinya gairah sex Fredy si pemuda itu tergerak untuk mencoba menikmati indah tubuhku. Dia berjalan mendekati aku, kedua tangannya memegang pundakku dan langsung dia dekap tubuhku yang tak berbusana itu.

Entah mengapa aku seperti di hipnotis oleh Fredy, saat itu aku hanya terdiam merasakan hangatnya pelukan Fredy. Dia memandang wajahku dan mulai mencium bibirku dengan penuh kelembutan. Terus mengulum bibirku yang manis ini, aku dan dia berciuman sambil berjalan keluar dari kamar mandi kita pun menuju ranjang.

Aku ditidurkan di ranjang, mulut Fredy terus mengulum bibirku, nikmat sekali. Tangannya meremas-remas payudaraku yang besar ini. Terus dia remas sambil bibirnya menciumi bibirku. Mulutnya mulai turun ke bawah hingga ke payudaraku yang montok. Bibirnya mengulum puting susuku tanganya meremas payudaraku. Terasa sangat horny, aku pun hanya mendesah menikmati permainan mesum Fredy.

" Ssssssss...... aaaahhhh... Fredy..... Ouhhhh..."

Putingku diputar-putar dengan jemarinya, gairahku semakin keluar. Sinyal-sinyal nafsu itu dengan cepat keluar dari tubuhku. Fredy mengkulum payudaraku dengan penuh gairah lama sekali. Desahanku terus keluar dari mulutku secara liar. Tubuhku menggeliat hebat dan rasanya aku lemas tak berdaya dibuatnya. Aku akui dia lihai sekali membuatku aku terangsang dan melayang.
Rasanya aku tak ingin lepas dan ingin terus di belai Fredy.

" oooooouuhhhhh.. oooouuuuuughhh.... nikmat aaaaahhh....."

Mulutnya ke bawah hingga ke pusar, memekku yang sudah siap dihadapan wajahnya. Dia mengelus memekku dengan jemarinya dari atas hingga ke bawah. Tubuhku menggeliat merasakan kenikmatan yang tiada tara itu.

" aaaaaahhhhh.....aaaaaahhhhh......aaaaaaahhhhhkkk......"

Setelah itu dia membuka celananya diapun telanjang bulat. Ku lihat penisnya yang besar itu berdiri tegak. Dia kembali menciumiku dan menggesek-gesekkan penisnya ke memekku. Terasa sangat nikmat, aku terus meracau merasakan kenikmatan itu. Dia menggesekkan penisnya pada memekku sementara mulutnya terus menciumiku. Aku sangat horny dibuatnya.

Setelah beberapa saat dia menggesekkan kepala penisnya pada bibir vaginaku, kemudian dia memasukkan penisnya pada lubang memekku.

" Ahhhhhhhhh.... Sssssshhh.... Ouhhhhh.....Fer .....aaaaaahhkk........"

Ujung penisnya berhasil masuk ke dalam memekku aku semakin tak kuasa menahan birahiku. Dia terus menggerakkan tubuhnya agar seluruh penisnya masuk ke dalam. Seluruh penis itu masuk mentok ke dalam memekku, aku semakin merasakan kenikmatan yang sudah sampai di ubun-ubun. Fredy menggoyangkan pantat dan penisnya serasa menancap di memekku.

Dia terus mengoyak vaginaku dengan penisnya, dia memberikan tekanan maju mundur hingga aku tak mampu menahan gejolak seks ku.

" aaaaaaahhhhh... aaaahhhhh.... lagi Fredy.... aaaaakkkkhhhh....."

Keringat bercucuran dari tubuh Fredy menetes di tubuhku. Dia terus menggenjot vaginaku dengan mulutnya terus saja mengulum puting susuku yang menonjol itu. Seakan-akan dia tidak mau menyia-nyiakan sesuatu yang ada di hadapannya saat itu.

" oouhhhh... oooohhh... aaaahhhh..... oooohhh  Fredy..... oooohhhhh....."

Fredy sangat kuat dalam berhubungan seks, gairah nafsunya sangat tinggi, wajahnya memerah terlihat sangat beringas menikmati kemolekan tubuhku. Penisnya keluar masuk ke dalam memekku dengan cepatnya. Secara terus menerus dia memompa penisnya keluar masuk didalam memekku agar aku dan dia terus merasakan kenikmatan seks.

Beberapa menit dia menikmati dengan posisi sex man on top, secara tiba-tiba dia merubah posisi seks kami. Dia meminta aku untuk menungging dan dia langsung menancapkan penisnya dari belakang.

" Ahhhhkkkk...... Sssssssshhhhhh......." desahku.

Dengan posisi menungging pantat ku terlihat sangat lebar dan menggairahkan. Dengan gaya seks doggie style kenikmatannya tidak kalah dengan posisi seks sebelumnya. Dengan gaya seks itu Fredy lebih keras memberikan tekanan pada penisnya ke dalam memekku. Untuk mengimbanginya, aku memberikan perlawanan dengan menggerakkan pantat ku maju mundur.

Pantatku diremas dengan kerasnya hal itu membuat aku mulai beringas.

" Euuhh.... Sssshhh... aaaahhhh..... ooouhhhh.... Yeahh...." racauku semakin liar.

Nafasku semakin cepat dan gayaku semakin keras. Sesekali tangan Fredy meremas payudaraku dengan gemasnya hal itu membuat aku semakin bergairah.

Setelah beberapa menit penis Fredy menjajah memekku dengan gaya doggie style, tiba-tiba saja terasa ada cairan yang keluar dari vaginaku.

" Croooottttt....... croooottttttttttttt...crooootttt...."

" Aaahhhhhh....... aku keluar mbak, Ahhhhhh......." ucapnya puas mendapat orgasmenya,

"Iya Fer, Euuhhhh..... Hangat Fer sprema kamu.... Ouhhh..." ucapku puas juga merasakan semburan sperma Fredy.

Lega dan sangat puas rasanya, itulah yang terpancar dari raut muka Fredy setelah dia mendapatkan klimaksnya. Beberapa saat Fredy menancapkan penis pada vaginaku untuk menghabiskan semua spermanya. Aku lemas tak berdaya setelah bercinta dengan Fredy. Entah berapa kali aku orgasme aku tidak tahu. Yang aku ketahui hanyalah kepuasan seks yang tiada tara malam itu.

Setelah beberapa saat Fredy langsung saja mengenakan pakaiannya kembali sedangkan aku masih terkapar di ranjang. Fredy pun bergegas keluar dari kamar agar tidak ketahuan oleh anak maupun pembantuku. Aku masih tiduran sambil mengelap sperma yang mengotori vaginaku. Setelah kejadian itu aku dan Fredy sering banget melakukan hubungan seks ketika suamiku bepergian jauh.



PROMO MEJAPOKER88

Selamat Datang Di MEJAPOKER88 Kami Merupakan Agen Poker Online Terpercaya.
MEJAPOKER88 Merupakan Salah Satu Website Paling Fair Dan Di Jamin 1000% Player Vs Player Alias Tanpa BOT!!. Maka Dari Itu Segera Gabung Bersama Kami Dan Menangkan Ratusan Juta Rupiah Bersama kami Di MEJAPOKER88
Kelebihan Bergabung Bersama MEJAPOKER88

=> Minimal Deposit Dan Withdraw Hanya Rp. 10.000
=> Mendapatkan Bonus Turnover 0.3% Full Tanpa Potongan Setiap Minggu!
=> Mendapatkan Bonus Refferal 20% Seumur Hidup Tanpa Batas!
=> Memiliki 6 Game Dalam 1 User Id Dengan Game Yang Sangat Menarik Dan Seru!
=> Di Jamin 1000% Player VS Player

Untuk Informasi Lebih Lanjut Bisa Contact / Akses Kami Di Bawah Ini:

Link Website    : MEJAPOKER88
Pin BB              : D1AB7280
WhatsApp         : +855 96 522 1917
LINE                 : MEJAPOKER88
WE CHAT        : MEJAPOKER88



CERITA SEKS




Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.