Sejarah Pembantaian dan Pemerkosaan Bangsa Jepang di Nanking


Sejarah Pembantaian dan Pemerkosaan Bangsa Jepang di Nanking 

mjpk88.com - Pembantaian Nanking juga dikenal sebagai Pemerkosaan Nanking, adalah salah satu peristiwa kejahatan perang berbentuk Genosida yang dilakukan tentara Jepang di Nanjing yang ketika itu Ibukota Republik China. Durasi pembantaian ini tidak begitu jelas, namun kekerasan senantiasa selama enam minggu, hingga awal Februari 1938. Nanking Massacre alias Pembantaian Nanking.

Peristiwa pahit yang terjadi selama enam minggu sejak 13 Desember 1937 itu masih dikenang warga Nanking dan China sebagai peristiwa pembantaian oleh serdadu Jepang saat Negeri Matahari Terbit itu menduduki China. Pemerintah China mengklaim 300.000 warga tewas dalam pembantaian tersebut.

Pembantaian Nanking adalah bukti nyata kebrutalan serdadu Jepang selama masa Perang Dunia II. Ribuan warga sipil tak bersenjata dan tentara China yang terluka , yang ditangkap, ditembak dengan senjata mesin dan dibunuh dengan bayonet. 

Mayat-mayat bergelimpangan di tepi Sungai Qinhuai dan Sungai Yantze yang membelah Kota Nanjing. Kota Nanjing berubah menjadi kota penuh darah dan ketakutan. Tak ada tempat bagi warga kota untuk berlindung. Bukan itu saja, yang mengerikan adalah ribuan perempuan China menjadi korban pemerkosaan oleh tentara Jepang.

Sudah 81 tahun peristiwa itu berlalu, tetapi warga Nanjing belum sepenuhnya dapat melupakan kejadian tersebut. Dan memang, Pembantaian Nanjing bukan untuk dilupakan. Anak-anak sekolah di China sejak dini diajak ke monumen Pembantaian Nanjing agar mereka sejak kecil sudah diingatkan akan peristiwa ini.

Mengunjungi Memorial Hall of Nanjing Massacre, awal November lalu, museum itu ramai dikunjungi warga China. Disana, semua data dan deskripsi ini tergambar dengan sangat jelas. Bahkan ada contoh bagaimana korban-korban tewas di dalam rumahnya.

Peristiwa ini memberi inspirasi bagi Iris Chang, perempuan Amerika keturunan China untuk menulis buka berjudul The Rape of Nangking-The Forgotten Holocaust of World War II. Data-data yang terungkap dalam buku itu, termaksud data tentang neneknya yang menjadi korban, mengejutkan dunia Barat.

Namun, Iris Chang setelah itu mendapat ancaman dan teror dari kaum sayap kanan Jepang, yang menolak peristiwa Nanjing. Tidak tahan dengan teror dan ancaman itu, Iris Chang akhirnya ditemukan tewas, diduga akibat mengalami depresi. Namun, bukunya, The Rape of Nanking mengalami cetak ulang dan menjadi best seller.

Salah satu korban pembantaian Nanjing, Liu Xiuling mengungkapkan kemarahannya kepada Jepang. Saya benci Jepang begitu dalam, kata Liu Xiuling, yang saat peristiwa terjadi sedang hamil tujuh bukan. Tiga serdadu Jepang menikamnya 37 kali saat itu. Bayi yang dikandungnya tewas, tetapi Liu selamat.

Untuk memperingati hari kemenangan perang anti-fasis di seluruh dunia dan memperingatkan setiap orang Tiongkok jangan melupakan sejarah agresi yang berdarah itu, kami membuat acara khusus untuk menceritakan peristiwa 'Pembantaian Besar Nanjing' waktu agresor Jepang menduduki Kota Nanjing bagian Timur Tiongkok.

Pada tanggal 13 Desember 1937, sekitar 200 ribu agresor Jepang menduduki Kota Nanjing Ibukota China waktu itu, dan segera setelah itu agresor Jepang menjalankan pembantaian biadab terhadap penduduk damai dan orang militer yang sudah meletakkan senjata di kota itu.

Hanya dalam waktu 6 pekan, 300 ribu penduduk China telah direnggut nyawanya di bawah todongan senapan serdadu Jepang, diantaranya termasuk 90 ribu tahanan.

Nenek Xia Shuqin 77 tahun adalah salah satu korban pembantaian Nanjing yang masih hidup. Ketika mengenang hari seram 81 tahun yang lalu itu, nenek Xia Shuqin dengan air mata berlinang mengatakan, hanya dalam setengah hari saja, serdadu Jepang telah menghancurkan keluarganya beranggota 9 orang bahagia.

Nenek itu menceritakan, "Pada hari itu serdadu Jepang menggedor pintu dengan bengis. Ayah saya yang pergi membuka pintu ditembak mati seketika itu. Ibu saya yang menggendong adik perempuanku bersama seorang ibu dan 2 anak tetangga bersembunyi di bawah meja. Ketika itu serdadu Jepang menyeret ibu saya dari bawah meja, dengan sangkur tempur menusuk mati adikku dan menelanjangi ibu saya. Kakak beradik 4 orang kami bersembunyi di ranjang, kemudian dua kakak perempuanku di seret dan diperkosa oleh serdadu Jepang sedangkan saya ditusuk 3 kali.

Dengan demikian, pagi hari tanggal 13 Desember 1937, 7 dari 9 anggota keluarga Xia Shuqin yang tinggal di jalan Xinlukou nomor 5 Kota Nanjing itu dibunuh tak beralasan oleh serdadu Jepang. Di antaranya ibu dan 2 orang kakak perempuannya sebelum dibunuh diperkosa oleh serdadu Jepang. Keluarga Xia hanya tersisa Xia Shuqin berusia 8 tahun dan Xia Shuyun berusia 4 tahun waktu itu. Setelah serdadu Jepang pergi, dalam 14 hari kedua gadis kecil itu mengisi perut dengan sedikit beras dan kerak nasi di samping jenazah anggota keluarga sampai akhirnya ditemukan tetangga.

Nenek Xia Shuqin mengatakan, selama ia masih hidup di bumi ini ia akan memberikan kesaksian atas pembantaian besar itu, dan berjuang menentang kekuatan ultrakanan Jepang yang menyangkal pembantaian tersebut.



PROMO MEJAPOKER88

Selamat Datang Di MEJAPOKER88 Kami Merupakan Agen Poker Online Terpercaya.
MEJAPOKER88 Merupakan Salah Satu Website Paling Fair Dan Di Jamin 1000% Player Vs Player Alias Tanpa BOT!!. Maka Dari Itu Segera Gabung Bersama Kami Dan Menangkan Ratusan Juta Rupiah Bersama kami Di MEJAPOKER88
Kelebihan Bergabung Bersama MEJAPOKER88

=> Minimal Deposit Dan Withdraw Hanya Rp. 10.000
=> Mendapatkan Bonus Turnover 0.3% Full Tanpa Potongan Setiap Minggu!
=> Mendapatkan Bonus Refferal 20% Seumur Hidup Tanpa Batas!
=> Memiliki 6 Game Dalam 1 User Id Dengan Game Yang Sangat Menarik Dan Seru!
=> Di Jamin 1000% Player VS Player

Untuk Informasi Lebih Lanjut Bisa Contact / Akses Kami Di Bawah Ini:

Link Website      : MEJAPOKER88
Pin BB               : D1AB7280
WhatsApp          : +855 96 522 1917
LINE                 : MEJAPOKER88
WE CHAT         : MEJAPOKER88


Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.