Misteri Sejarah kota bawah tanah Derinkuyu Yang Sudah Berusia Ribuan Tahun


Mjpk88.net - Menurut Departemen Kebudayaan Turki, goa bertingkat itu terbuat dari batuan vulkanik lembut di wilayah Cappadocia oleh orang-orang Phrygians (Frigia), yaitu orang Indo-Eropa, pada abad ke-8 hingga ke-7 Sebelum Masehi atau sekitar 3000 tahun lalu.

Ketika Bahasa Phrygians mulai menghilang pada zaman Romawi, bahasa diganti dengan kerabat dekatnya, yaitu bahasa Yunani, dan kemudian dihuni oleh penduduk berikutnya yaitu orang Kristen, yang memperluas goa bawah tanah mereka dan menambahkan kapel serta prasasti Yunani.

Sumber tulisan tertua tentang struktur bawah tanah Derinkuyu Underground City ini adalah dari tulisan Xenophon. Di Anabasis dia menulis bahwa orang-orang yang tinggal di Anatolia telah menggali rumah mereka di bawah tanah, tinggal dengan baik pada tempat yang cukup besar untuk keluarga, hewan peliharaan, dan ruang simpan untuk persediaan makanan.

Kota di Derinkuyu sepenuhnya terbentuk di era Bizantium (abad ke-4 Masehi) sampai tahun 1923 dan kemudian diperluas, ketika banyak digunakan sebagai perlindungan dari orang-orang Arab Muslim dari Abbasiyah Umayyah selama perang Arab-Bizantium para periode 780-1180 masehi. Pada saat inilah sebagian besar kapel dan prasasti Yunani mulai ditambahkan.

Selanjutnya, kota bawah tanah ini masih terus digunakan sebagai perlindungan dari serbuan Mongolia Timur pada abad ke 14. Setelah wilayah tersebut akhirnya jatuh ke tangan Ottoman, kota-kota tersebut masih dijadikan tempat perlindungan.

Pada akhir abad ke-20 penduduk kota itu disebut oleh orang Yunani sebagai Cappadocian (Kapadokia), dan masih menggunakan ruang bawah tanahnya untuk melepaskan diri dari gelombang periodik dari ancaman Ottoman.

RM Dawkins, seorang ahli bahasa Cambridge yang melakukan penelitian terhadap penduduk asli Cappodocian di daerah tersebut dari tahun 1909-1911, mencatat bahwa pada tahun 1909, “ketika berita tentang pembantaian baru-baru ini di Adana, sebagian besar penduduk di Axo berlindung di ruang bawah tanah ini, dan untuk beberapa malam mereka tidak berani tidur diatas tanah. “

Ketika penduduk Kristen di wilayah tersebut diusir pada tahun 1923 dalam pertukaran populasi antara Yunani menjadi Turki, terowongan Derinkuyu ini mulai ditinggalkan menjadi kosong dan akhirnya dilupakan.

Setelah beberapa dekade berselang, kemudian terowongan tersebut ditemukan kembali pada tahun 1963, setelah seorang penduduk daerah tersebut menemukan sebuah ruangan misterius di balik tembok rumahnya.

Penemuan ruangan itu kemudian dilaporkan dan ditindaklanjuti. Penggalian lebih lanjut pada ruangan misterius itu akhirnya menembus kepada salah satu akses ke jaringan terowongan bawah tanah Derinkuyu yang terlupakan. Hal ini sekaligus mengungkapkan terowongan dengan lantai bertingkat-tingkat di dalam tanah sejak 3000 tahun lampau yang terlihat sangat menakjubkan tersebut.
Share on Google Plus

About mejapoker88

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.